Halo. Apa kabar semua? Semoga kalian selalu baik dan sehat.
Gak terasa udah seperempat tahun author yang gak tahu diri ini gak up dan gantung ceritanya. Semoga kalian selalu maafin author ini, apalagi kita lagi ada di bulan Ramadhan.
Gak usah basa-basi lagi, happy reading semua!!!
.
.
.
Setelah lima hari terkurung di ruangan dengan aroma penuh anti septik rumah sakit, akhirnya Aiza bisa menghirup kembali udara segar dan menikmati cahaya matahari pagi yang hangat.
Cahaya hangat kekuningan itu membuat tubuh Aiza yang terduduk di kursi roda seperti bercahaya, ditambah lagi rerumputan dibawahnya yang memantulkan cahaya itu dengan begitu indahnya.
Harus hidup dengan kursi roda, Aiza tidak pernah membayangkan itu sebelumnya. Kondisinya sekarang memaksanya untuk bedrest dan sebisa mungkin membatasi aktifitas, bahkan hanya untuk berjalan.
Dalam kondisi ini, entah kenapa Aiza mengharapkan kehadiran Gerald. Sayangnya, lelaki itu tidak pernah muncul lagi setelah perdebatan menyakitkan itu. Meski rindu, tapi Aiza merasa lega karena Gerald tidak perlu melihatnya dalam kondisi seperti itu lagi.
Berita tentang keberadaan Aiza di rumah sakit itu ternyata bukan hanya didengar oleh Amanda. Besoknya, Elena datang bersama Ranti dan Bram untuk menjenguknya.
Sama seperti Gerald, Elena juga kecewa dengan pilihan yang diambil Aiza. Perempuan itu langsung pergi begitu saja setelah memuntahkan kekecewaannya. Sementara Ranti dan Bram lebih menghormati pilihan Aiza, terutama Bram yang sudah tahu kondisi Aiza sejak awal.
Jika Aiza tidak pernah mengira kalau Amanda akan datang untuk menjenguknya, maka Rosa adalah sebuah kemustahilan. Yah, sehari sebelum Aiza diperbolehkan pulang, Rosalina Atmaja datang untuk menemuinya.
Seperti biasa, ia datang dengan segala keangkuhan yang dimilikinya. Ia bercerita tentang sebuah kisah, tentang sepasang kekasih yang saling mencintai, tapi dipaksa untuk berpisah karena harta dan kuasa.
Sedikit demi sedikit keangkuhan itu luntur bersamaan dengan ingatan indahnya, untuk pertama kalinya Aiza bisa melihat cinta di mata penuh ketegasan Rosa. Benar, yang wanita itu ceritakan adalah kisahnya.
Ternyata menjadi nyonya Atmaja seperti sebuah kutukan untuk Rosa. Ia dipisahkan secara paksa dari kekasihnya hanya karena cinta sepihak seorang Wira Atmaja muda.
Rosa hanyalah gadis yang tumbuh di sebuah panti asuhan, ibunya adalah seorang pelacur yang berharap bisa keluar dari lingkaran setan itu dengan hamil dari seorang bule Jerman yang cukup berkuasa.
Tapi harapan tinggal harapan, bule itu ternyata hanyalah parasit seorang konglomerat wanita Jerman yang sudah punya anak tiga. Sementara wanita itu dibuang bersama Rosa yang belum lahir.
Lima tahun ia hidup sengsara dengan ibunya, ia melihat bagaimana ibunya menjajakan dirinya dari satu laki-laki ke lelaki lain, hingga akhirnya ia mati karena penyakit kelamin yang menjijikan.
Sementara Rosalina, ia hidup di sebuah panti asuhan. Kehidupannya disana lebih baik dari hidup bersama seorang pelacur. Kehidupannya jauh semakin baik saat sepasang suami istri mengadopsinya. Mereka sangat menyayangi Rosalina, ia hidup penuh dengan cinta bersama dua orang itu.
Hidupnya semakin lengkap dengan kehadiran Arman, seorang mahasiswa yang kuliah satu kampus dengan Rosa.
Tapi kebahagiaan itu harus runtuh saat Wira Atmaja hadir. Pertemuan singkat saat Rosa magang di perusahaan Atmaja ternyata mampu menarik perhatian Wira.
Dengan segala cara Wira berusaha mendekati Rosa, tapi hati wanita itu sudah ia serahkan seluruhnya pada Arman. Hingga Wira nekat melakukan hal kotor dengan mengusik orangtua Rosa juga kekasihnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MARRIED WITH MY FRIEND
Romance"Aaaa" Aiza tidak bisa menahan suaranya karena terkejut melihat Gerald, sahabatnya sendiri tengah tertidur disampingnya, dibawah selimut yang sama dengan kondisi topless. Gerald yang mendengar teriakan Aiza seketika terbangun, ia terkejut dan bin...
