Apa arti cinta yang sesungguhnya?
Apa cinta membuat seseorang bahagia?
Ataukah cinta hanya memberi luka?
Hari itu berubah tidak seperti biasanya. Hari yang biasa diwarnai canda dan tawa cerianya. Kini hilang entah kemana. Raut muka yang selalu terlihat berseri. Berubah menjadi gelap layaknya langit berawan hitam. Aku tak mengerti, apa yang sebenarnya terjadi padanya saat ini. Sosok yang selama ini kukenal ceria, kini berubah menjadi pendiam, seakan-akan tak ada kata yang ingin dia ucapkan.
"hai... kok beda sih? Ada apa?" tanyaku sambil merangkul pundaknya
Tapi dia hanya tersenyum singkat. Aku semakin heran melihatnya. Dan langsung memberi beberapa pertanyaan lagi.
"kamu ada masalah? Atau kamu sakit?"
"aku gak apa-apa kok Nay". Jawabnya singkat.
Hhhmm... Aku semakin bingung melihat keadaannya. Dan akhirnya aku tidak bertanya apapun lagi padanya.
Hari demi hari kucoba lalui dengan penuh rasa semangat. Ya... meskipun aku sedang berada di titik yang waawww... begitulah pokoknya. hehehe
Semakin jauh kuperhatikan, sikap Lala semakin berubah. Dia menjadi lebih pendiam. Jujur aku rindu sekali Lala yang kukenal dulu. Dulu dialah yang selalu menemaniku disaat aku sedang merasakan patah hati. Maklumlah namanya juga anak muda. Kalian juga pernah patah hati bukan? Sudahlah...
Dia jugalah yang selalu memberi nasehat-nasehat agar aku kembali ceria. Tapi kenapa sekarang dia malah seperti itu? Dia seolah-olah menjaga jarak kepada setiap orang.
"apa dia sedang ada masalah? Ada apa sebenarnya?" tiada henti aku bertanya-tanya pada diriku sendiri.
Aku sempat berpikir, apa ada masalah dengan hubungannya yang baru? Karena yang aku perhatikan, semua perubahannya itu terjadi ketika dia memulai hubungannya dengan kekasih barunya itu. Aku sempat bertanya-tanya sedikit tentang dia dengan kekasihnya itu. Ya begitulah... Dari semua yang dia ceritakan, sepertinya ada beberapa hal yang tidak diperbolehkan oleh kekasihnya itu yang membuat Lala menjadi seperti sekarang.
Sebenarnya aku merasa marah karena sekarang dia benar-benar banyak berubah. Terkadang aku sedih melihat dia sekarang ini, badan yang berisi kini menjadi sedikit berkurang. Hingga orang-orang pun heran melihatnya. Karena dia sangatlah berbeda. Tapi apa yang bisa aku lakukan. Apa itu yang dinamakan cinta? Beberapa kali aku memberi dia masukan pun, selalu saja ada jawaban yang seolah-olah kekasihnya itu benar. Jadi ya sudahlah, kalau memang itu membuat dia bahagia aku pun tidak bisa berbuat apa-apa. Walaupun ingin sekali rasanya aku marah padanya. Karena aku ingin melihat dia seperti dulu. Penuh dengan senyuman dan raut muka yang tidak ada sedikitpun tekanan. Aku berharap semoga jalan yang dia ambil sekarang dapat merubahnya lebih baik lagi dan kembali melihat dia seperti sedia kala.
h2go7
