Setelah pulang dari pendakian lusanya mereka berkumpul seperti biasa di taman. "trid Azam kemana kok nggak dateng si?" Tanya Maura bingung mengngkat kedua alisnya "nggak tau nih biasanya dia jemput gua, tapi dia nggak ke rumah gua trus hapenya juga mati rumahnya gelap kaya nggak ada penghuninya" jawab Astrid mengkhawatirkan "iya nih gua coba teleponin nggak aktif-aktif, ke mana ya dia?" Ziran ikut khawatir juga "udah positif tinking aja, mungkin dia pergi sama keluarganya untuk liburan" mencoba merelai Astrid dan Ziran yang lagi mengkhawatirkan Azam.
Hari-hari berlalu Azam nggak ada kabar sampai masuk sekolah "ih kesel sampe sekarang Azam nggak ada kabar" Maura kesal sambil menyeruput minuman yang ada di tangannya "gua juga udah tanya sama mama papa katanya sih pergi cukup lama, soalnya papanya Azam dipindah-tugaskan, ibunya bilang ke mama gua" menghela napasnya meneruskan makannya "ke mana?" tanyanya Maura dan Astrid hanya menggeleng "dia sebenarnya ngenggep kita sahabat nggak sih?" tanya ziran kesal dan mengacak makanan yang di depannya dan tak berselera lagi untuk memakannya "kaya nggak ngenggep kita sahabatnya, seenggaknya kabarin kek lewat apa gitu?" sahut Maura tambah kesal memuncungkan bibirnya "coba lu tanya bu dewi aja wali kelas lu ra?" tanyanya ziran meminum jus mangganya "oiya kenapa gua ngga kepikiran ya, ntar gua tanya dah" jawab Maura menepuk dahinya.
Keesokannya "gua kan kemaren udah tanya ke bu dewi, ternyata Azam pindah sekolah" jawab Maura mengerutkan dahinya "dia nganggep kita sahabat nggak sih?" kesal memukul pohon yang ada di halaman belakang sekolah "gua punya surat nih nama pengirimnya Azam kemarin sore ada yang kirim surat ini ke rumah gua, alamatnya si dari Sumatra, belum sempet gua baca" Astrid membuka surat dari Azam, Ziran langsung duduk di samping Astrid.
Hallo sahabat yang paling gua cintai. Pasti kalian khawatir sama gua ya hehe... kok geer ya gua. maaf ya gua baru kabarin kalian gua juga pulang dari pendakian langsung ke bandara dan keselnya hape gua rusak dan belum beli lagi jadi gua nggak tau gimana kabarin kalian satu-satunya cuma pake sura ini. Gua baik-baik aja kok di sini gua juga udah sekolah udah punya teman baru tapi gua maunya kalian. Tapi nggak mungkin sih soalnya kita udah beda sekolah hehe... gua kangen kalian rindu banget padahal baru ada sebulan rindunya sudah kaya bertahun-tahun mungkin gua terlalu berlebihan sih mungkin juga belum terbiasa hehe. belum dipastiin gua balik ke sananya kapan mungkin 1 tahun, 2 tahun atau lebih pokoknya kalian baik-baik aja ya di sana gua rindu kalian I miss you soo muchhhh ...
Salam hangat sahabat tercinta mu Azam Romy
Astrid dan Maura sudah butiran air membasahi pipi mereka dan Ziran pun ikut terbawa dalam suasana ini "kenapa sih zam lu baru kabarin sekarang, gua juga rindu, lu sahabat gua lebih dari apapun kalian juga, Gua nggak mau kehilangan sahabat-sahabat gua" ucap Astrid yang terus membasahi pipinya dan merangkul Maura dan Ziran "gua juga kagen sama lu zam, maaf ya gua udah berfikiran negatif tentang lu" Maura yang sedari tadi memeluk Astrid hatinya teriris saat Azam memberikan suratnya seperti ada yang hilang dalam kehidupan mereka "gua juga udah berfikiran negatif tentang lu, walaupun kita beda tempat tinggal dengan Azam, kita tetep sayang sama lu zam" sahut Ziran yang dari tadi diam tanpa suara dan mulai membasahi pipinya.
Sudah lebih 5 tahun Azam meninggalkan Astrid, Maura, dan Ziran dan hari-hari berlalu tanpa kehadiran Azam tetapi untung Azam sekarang sudah meempunyai hape sering menghubunginya itu sedikit obat rindu buat mereka tapi tidak seluruhnya Sekarang mereka sudah lulus sma dan lulus kuliah walaupun Ziran baru lulus ia ketinggal dengan Astrid dan Maura sekarang sudah mulai merinti karir, dan walaupun jarang bertemu karena kesibukan masing-masing tetapi persahabat mereka tetap harmonis walaupun tidak bersama Azam, mereka kenang masa-masa sma mereka dan mendaki gunung bersama dan nggak lupa dengan kata-kata Azam di gunung bahwa 'suatu saat kita tidak bersama lagi, kalian harus ingat bahwa kita pernah ke sini bersama sahabat-sahabatku yang paling kucintai dan akan menjadi sahabat selamanyaaaa'
