Two Of Us VI

2.5K 332 194
                                        

"Kenapa nekat datang kesini?"

Felix setengah berteriak sembari melepas seluruh atribut penyamaran yang dikenakan Changbin. Dari topi, kacamata, masker, sampai jaket tebal yang pasti akan sangat gerah ketika digunakan di musim panas seperti sekarang.

Felix senang tapi juga kesal. Berita soal Changbin baru saja dipublikasikan, tapi pemuda itu justru pergi menyusulnya. Kalau ada yang mengikutinya bagaimana? Ah, Felix pusing dibuatnya.

"Harusnya kakak diam saja di apartemen. Kalau ada apa-apa bagaimana? Kakak kesini dengan siapa?"

Felix terus mengomel namun tangannya bergerak menyeka keringat di kening Changbin dengan tangannya. Ia tidak tega melihat kekasihnya harus seperti ini. Sedangkan Changbin justru cemberut karena kejutannya tidak berhasil. Padahal kan ia sudah membayangkan Felix akan bahagia dan menciumnya lama.

"Apa tidak mau menciumku dulu?" Tanya Changbin terus terang.

Felix mengerutkan dahinya kemudian menggeleng dengan mantap.

"Bilang dulu, kesininya bagaimana?"

"Naik mobil."

"Sendiri?"

"Bersamamu di dalam hatiku," jawab Changbin sembari menaik turunkan alisnya yang justru membuat Felix semakin kesal.

"Aku serius!"

"Aku juga serius, sayang. Kekasihmu ini lelah menyetir kesini sendiri, daripada dimarahi apa tidak lebih baik diberikan ciuman penambah semangat?"

Felix masih kesal namun ia juga merasa tidak tega dan tersentuh dengan tindakan kekasihnya. Pemuda manis itu lantas mendekat untuk memberikan ciuman yang diinginkan Changbin.

Changbin tidak melewatkan kesempatan. Pemuda itu merengkuh pinggang Felix dan menarik pelan tengkuk kekasihnya itu untuk memperdalam ciuman. Keduanya sibuk bercumbu mesra saling mengutarakan rasa cinta lewat tindakan.

Felix menepuk pundak Changbin pelan meminta untuk dilepaskan. Changbin menurut, kemudian menatap wajah manis kekasihnya dalam jarak yang sangat dekat.

"Malu jika nanti Seungmin tiba-tiba kembali."

"Sudah ku pastikan aman," jawab Changbin dengan senyum misterius di bibirnya.

Soal Seungmin yang keluar dan tidak memperbolehkan Felix ikut itu sebenarnya akal-akalan Changbin. Ia menghubungi sahabat kekasihnya itu agar pergi dari kamar dan pindah ke kamar lain yang sudah ia booking untuk melancarkan kejutannya. Kan tidak enak jika ada orang lain disana, nanti Changbin tidak bisa mesra-mesraan dengan bebas.

"Maksudnya?"

Felix itu polos, dan Changbin tidak akan menjelaskannya.

"Aman, sayang. Cium lagi ya?"

Tanpa menunggu jawaban Felix, idol tampan itu kembali meraup bibir kekasihnya dengan penuh cinta. Mereka baru tidak bertemu selama beberapa jam, tapi rasanya Changbin sudah sangat merindukan Felix. Apalagi setelah seharian ia dimarahi oleh banyak orang karena kecerobohannya. Tapi sekarang mereka berada di dalam kamar hotel, tidak akan ada paparazzi yang bisa memergoki.

"Mmhh."

Felix melenguh pelan dan kembali mendorong bahu Changbin untuk melepas ciumannya. Ia kehabisan nafas. Apa rapper memiliki penyimpanan oksigen yang banyak pada paru-paru mereka? Ah, pikiran Felix sangat random.

"Manis sekali, rasanya ingin aku culik," ucap Changbin menatap wajah Felix yang sedang merona karena ciuman panas mereka.

"Tidak usah diculik juga aku sudah bersama kakak."

Three Words 2 [ChangLix]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang