Season I : Spring

3.9K 371 180
                                        

"SAYANG!"

Felix yang sedang memasak di dapur bergegas lari ke arah kamarnya. Di dalam sana ada suaminya yang sedang berdiri di depan lemari sembari berkacak pinggang.

"Ada apa?"

Changbin menoleh kemudian menatap suami manisnya dengan cengiran. Felix yang melihatnya segera mendekat kemudian sedikit mendorong tubuh Changbin agar menyingkir dari depan lemari. Kebiasaan Changbin sejak mereka menikah adalah bergantung pada Felix soal urusan baju, lelaki itu tidak bisa memilih baju yang tepat sehingga selalu meminta suami manisnya untuk memilihkan baju untuknya.

"Mau pakai baju yang mana?" Tanya Felix sembari menatap suaminya yang masih bertelanjang dada setelah mandi.

"Hari ini aku harus pergi ke perusahaan Haneul untuk membicarakan soal kerjasama proyek," jawab Changbin memberitau jadwalnya agar Felix bisa memilihkan baju yang tepat.

Pemuda manis itu mengangguk kemudian segera memilih setelan yang pas untuk dikenakan suaminya. Tangan mungilnya dengan cekatan memilih kemudian menyerahkannya pada Changbin.

"Akhir-akhir ini kakak begitu sibuk, jangan lupa jaga kesehatan dan jangan minum-minum terlalu banyak," ucapnya mengingatkan.

Changbin tersenyum kemudian lelaki itu mendekat dan merengkuh pinggang suami manisnya dengan sayang.

"Iya sayangku, kau juga harus menjaga kesehatanmu. Jangan lupa bawa payung di tasmu ketika pergi, ok?"

Felix mengangguk kemudian tersenyum dan mengecup pelan pipi Changbin. Pasangan ini benar-benar penuh cinta, setiap paginya mereka akan mengobrol dan berbagi kecupan mesra pada satu sama lain, dan ketika mereka selesai beraktivitas, pada malam harinya mereka akan mengobrol hal ringan di ranjang sembari berpelukan dan sesekali melontarkan candaan. Mereka adalah pasangan yang penuh cinta dan keharmonisan.

Tidak seperti sebuah kisah cinta di drama yang berjalan mulus, mereka juga pernah mengalami terjalnya hubungan dan pandangan masyarakat, tapi bertahun-tahun bersama tidak membuat cinta mereka goyah dan berakhir dengan memutuskan menikah pada akhir tahun lalu. Mereka hanyalah pasangan dari keluarga yang biasa-biasa saja namun penuh cinta di dalamnya.

Setelah berbagi momen manis di pagi hari, kini mereka tengah duduk berhadapan di meja makan untuk menikmati sarapan yang sudah disiapkan Felix sebelumnya.

"Apa malam ini kakak makan di rumah?" Tanya Felix membuka obrolan. Changbin menelan makanannya kemudian mengangguk pada suami manisnya.

"Tentu saja, aku kan ingin makan masakan kesayanganku."

Felix tertawa pelan kemudian mengambilkan sepotong daging untuk diletakkan di piring Changbin.

"Aku akan masak spesial nanti malam, jadi kakak harus semangat bekerja hari ini."

Changbin mengangguk semangat dan kembali melanjutkan makannya dengan lahap.

"Pelan-pelan saja makannya, aku tidak akan minta bagian kakak."

Changbin menurut dan mengunyah makanannya dengan pelan agar suami manisnya tidak mengomel lagi.

"Sayang, akhir pekan ini jadi ke panti asuhan?" Tanya Changbin setelah matanya menatap kalender yang terletak di dekat dapur.

Felix meminum air putih kemudian mengangguk dengan semangat dan wajah yang berseri-seri.

"Tentu saja! Aku tidak sabar bertemu dengan anak-anakku," ucapnya dengan menggebu membuat Changbin tersenyum gemas.

"Iya, sayangku. Apa yang akan kita bawakan untuk mereka?"

Felix meletakkan telunjuknya di dagu untuk memikirkan sesuatu. Changbin hanya memperhatikan saja, ia tidak pernah bosan menatap wajah manis Felix.

Three Words 2 [ChangLix]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang