86. Holiday With Friends

9 3 0
                                        

"Itu nggak penting, Haru

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Itu nggak penting, Haru."

"Se-nggak penting apa gue di hidup lo? Sampai-sampai, gue nggak tau apa pun dari lo. Padahal, kita ketemu itu dari umur delapan tahun. Tapi, justru cowok lain yang tau segalanya tentang hidup lo."

Berakhir dari malam itu, Clara mulai mengubah sikapnya terhadap Haruto. Sebagaimana seorang pacar, yang harus menceritakan semua; baik buruk atau baik dalam hidupnya. Supaya, menumbuhkan rasa percaya kepada pasangan.

Begitu juga dengan Haruto, yang memberikan penjelasan tentang cincin tersebut. Keduanya mulai saling bercerita, untuk bisa memahami dan percaya. Clara memiliki alasan lain, dibalik kepergiannya saat itu. Bukan pekerjaan kedua orang tuanya, yang dipindahkan ke tempat lain. Melainkan, karena kondisi keluarganya yang sedang dalam masa tersulit.

Sehingga, Clara memilih untuk meninggalkan rumah, sekaligus menjauh dari Haruto; sebagai sahabat kecilnya dulu. Papahnya yang mengalami krisis kebangkrutan, saat mencoba untuk mendirikan rumah sakit sendiri. Sementara, mamahnya yang terpaksa diberhentikan, sebab kesalahan dalam kinerjanya. Lalu, waktu bergulir cepat yang membuat keluarga mereka kembali seperti semula. Sebab, peninggalan dari nenek Clara; Papah dan mamahnya dapat bekerja, di satu rumah sakit yang sama.

Teruntuk cincin, Clara akhirnya dapat tersenyum lega. Saat mengetahui, bahwa cincin yang ia temukan di tas ransel milik Haruto; ialah cincin yang dibeli oleh Haruto, untuk Clara. Dengan uang, hasil kerja kerasnya sendiri. Sedangkan, cincin yang mereka berdua pakai diacara ulang tahun Clara, sekaligus pertunangan itu. Merupakan cincin pemberian dari kedua orang tua Clara, sehingga Haruto enggan memakainya. Walaupun, cincin yang Haruto beli tidak sebanding dengan cincin yang orang tua Clara berikan. Namun, Clara tetap memilih untuk melingkarkan cincin dari Haruto, dan melepaskan cincin pemberian orang tuanya.

Keduanya pun sepakat, untuk tetap melanjutkan hubungan. Walaupun, sesekali masalah kecil menghalangi kedekatan mereka, tetapi hari-hari selalu dilewati dengan senyuman, serta kebahagiaan dari Clara dan juga Haruto. Begitu dengan Ajun dan Zoya, yang tampak semakin romantis. Sementara, Gilang dan Devano tetap bersikeras supaya dapat meluluhkan hati Flora. Sebanding dengan Bondan dan Keanu, yang tengah berlomba-lomba, untuk mendapatkan Bella.

Namun, kisah Gavin dimulai seusai ujian kenaikan kelas berakhir. Meskipun, rank nilai mereka semua belum keluar, tetapi mereka sudah merencakan sesuatu; berlibur. Satu Minggu sudah, mereka dipusingkan oleh soal ujian kenaikan kelas. Satu Minggu sudah, Clara, Haruto dan Flora konsentrasi belajar bersama dengan Danu. Dan, satu Minggu sudah mereka harus terlibat dalam ketegangan ujian kelas sebelas.

Kini, tibalah hari kebahagiaan bagi seluruh murid SMA maupun SMK. Selepas ujian kenaikan kelas, mereka sudah dibebaskan dengan mata pelajaran, tugas bahkan praktikum. Waktu luang yang panjang, akan sangat berharga jika dihabiskan untuk bersenang-senang; bersama dengan teman. Begitu yang dipikirkan oleh Keanu, selaku wakil ketua geng Jervanos; yang selalu mempunyai ide cemerlang.

DIFFERENT to be SPECIAL || TREASURE [ REVISI ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang