90. ILY 100%

14 3 4
                                        

"Clara!" panggil Haruto menghampiri, sehingga perempuan itu langsung melepas pelukannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Clara!" panggil Haruto menghampiri, sehingga perempuan itu langsung melepas pelukannya.

"Haru!" Kini, Clara memeluk Haruto setelah ia memeluk Gavin.

"Kenapa baju lo basah kaya gini?" tanya Haruto, membuat tangisan Clara berhenti dan mulai mendongak; menatap mata Haruto.

"Tadi, gue mau tenggelam," adu Clara dengan sesegukan Isak tangis.

Haruto menjauhkan Clara, membuat pelukan di antara mereka terlepas. "Terus?" tanya Haruto mencoba untuk mengontrol amarahnya di depan Gavin.

"Tapi, untungnya ada Gavin. Dia yang udah menyelamatkan gue, dan Kevin ...." Clara baru menyadari jika tidak ada Kevin di sana. Pandangan Clara beredar penuh pada sekeliling pantai, yang sepi dan sunyi.

"Haru, jadi tadi itu gue sama Kevin nggak sengaja ketemu di sini. Awalnya, gue cuman mau joging di deket pantai, tapi setelah itu ombaknya besar banget, dan waktu gue mau ke tepi. Gue justru ke bawa ombak, dan kaki gue kram. Gue sempet minta tolong sama Kevin, tapi gue rasa Kevin nggak denger. Terus, waktu gue bangun tiba-tiba gue udah ditepi dan ada Gavin di sebelah gue."

Haruto melirik pada Gavin, ia mengamati sekujur tubuh Gavin yang masih kering; artinya bukan Gavin yang sudah menyelamatkan nyawa Clara. "Lo yakin, Gavin yang menyelamatkan lo?"

"Yakin, Haru. Siapa lagi kalo bukan Gavin? Lo liat sendiri 'kan, nggak ada orang di sekitar pantai ini. Kecuali gue, Gavin dan lo."

Gavin tetap diam, ia selalu saja membisu. Walaupun begitu banyak pertanyaan yang menumpuk di kepalanya, sangat sulit untuk Gavin melontarkan satu per satu pertanyaan itu. Di antara perdebatan Clara dan Haruto, yang saat ini terjadi di hadapannya.

"Harusnya lo berterima kasih sama Gavin, bukannya marah kaya gini ke gue. Haru, nyawa gue hampir aja melayang, gimana kalo nggak ada Gavin. Bisa-bisa gue ...." Haruto langsung menarik pergelangan tangan Clara, menyeret langkahnya untuk segera pergi dari pantai. Gavin pun ikut menyusul dari arah belakang, bagaimanapun ia saksi mata tentang kejadian itu.

Haruto terus berjalan, diikuti oleh Clara dan Gavin. Mereka menuju ke tempat penginapan, yang letaknya tidak jauh dari area pantai. Setibanya di sana, Haruto langsung menghadapkan Clara di depan Kevin, yang ternyata sudah ada di tempat penginapan dengan kondisi baju yang basah kuyup.

"Bilang sama gue, kalo lo yang udah menyelamatkan nyawa Clara, bukan Gavin!" seru Haruto lalu melepas tangan Clara, dari genggamannya.

Kening Clara berkerut. "Haru, kenapa lo ...."

"Diem!" bentak Haruto kali ini mampu membuat Clara bungkam, dan ketakutan.

"Gue dari tadi di penginapan, baru selesai berenang, To," kilah Kevin cerdas.

Alis tebal Haruto terangkat satu, menandakan jika ia sama sekali tidak mempercayai perkataan Kevin barusan. "Coba bilang sekali lagi," pinta Haruto pelan.

DIFFERENT to be SPECIAL || TREASURE [ REVISI ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang