05. Falling In Love

50 7 0
                                        

Follow Instagram : @me_li805 atau @nonasenduu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Follow Instagram : @me_li805 atau @nonasenduu

Supaya kalian tau informasi, tentang karya-karya lainnya dari aku.

🦋🦋

Bergegas Haruto berlari menyusul langkah kaki Clara, dan berhasil menghalanginya saat akan membuka pintu ruang kelas, untuk pergi dari sana.
"Gue udah siapin ini semua buat lo, kalo emang lo gak mau tiup lilin bareng gue seengganya lo bisa terima bunga ini."

"Lo udah kasih gue bunga 'kan? Kenapa lo harus repot-repot kasih bunga lagi? Haru, gue ini bukan anak kecil, yang kalo di kasih bunga, dikasih kue dan di kasih kejutan kaya gini langsung seneng. Lebih baik, lo rayakan pesta ini sama teman-teman lo itu." Setelah membuat hati Haruto terluka dengan perkataannya, Clara langsung menggeser posisi Haruto dari depan pintu.

"Cih, alay tau gak!" hina Clara sebelum pergi, ia lebih dulu melihat tulisan di papan tulis, dengan hiasan balon di sekeliling ruang kelas.

"Kalian semua ngapain di luar? Cepet masuk!" suruh Clara mengetahui beberapa teman kelasnya, berada di depan ruang kelas 11 IPS 2. Namun, Clara tak melihat keberadaan teman-teman Haruto di sana.

Haruto meremas buket bunga di tangannya; kesal. Lalu, mengeluarkan handphone.

Haruto mengambil kue yang berada di atas meja Clara, dan seorang laki-laki berkacamata yang memiliki poni terbelah pun dihampiri olehnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Haruto mengambil kue yang berada di atas meja Clara, dan seorang laki-laki berkacamata yang memiliki poni terbelah pun dihampiri olehnya. "Lo udah makan belum?" tanya Haruto, dipandang oleh Clara dari ambang pintu.

Laki-laki itu mengangguk, dengan kepala yang tertunduk. "Makan nih, mubazir kalo dibuang," pinta Haruto meletakkan kue itu di atas mejanya.

"Beneran?" tanya laki-laki yang memiliki nama Didi; teman sekelas Haruto dan Clara, yang sangatlah udik dan sering mendapat bullying dari geng Jervanos.

Haruto mengangguk singkat, kemudian berlalu pergi dari ruang kelas. Melewati Clara begitu saja, membuat Clara merasa bersalah padanya. Setelah langkahnya sudah mulai jauh dari ruang kelas, Haruto membuang buket bunga itu ke dalam tempat sampah. Dan, melanjutkan langkahnya gontai menuju ke kantin.

DIFFERENT to be SPECIAL || TREASURE [ REVISI ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang