hari itu minggu, saat semua kegiatan sekolah, kantor maupun yang lainnya diliburkan. Waktu dimana semua orang di kota ini bisa beristirahat, atau memanjakan diri mereka sendiri kedalam kesenangan, dan menghibur mereka dengan hobby, maupun hal-hal yang tidak bisa mereka lakukan, pada hari-hari mereka biasa menuntut ilmu, maupun mencari uang.
tetapi dikota Jakarta, tidak semua pekerjaan mempunyai libur, semua masyarakat tau, bahwa pekerja buruh, atau pekerjaan lainnya, banyak yang mencari untung dan tidak meliburkan karyawan mereka, mereka menuntut untuk mencari keuntungan sebesar-besar nya.
mall-mall, restaurant, cafe, karaoke, semua tempat itu, tidak membutuhkan waktu libur, karna disaat waktu liburan orang-orang biasalah, laba mereka semakin banyak, dan masyarakat tak lain akan pergi ketempat itu saat mereka mencari kesenangan dari kelelahan.
itu sama, dengan salon beauty lili bloms, para wanita, maupun pria merapikan penampilan mereka masing-masing ditempat itu.
ramai para wanita yang berbincang-
bincang di ruang tunggu, ataupun mereka akan memesan kamar hotel selama sehari, untuk menunggu giliran mereka terpanggil, meskipun menunggu hanya 30 menit, atau hanya 1 jam waktu, kebanyakan mereka memilih untuk bersantai di ruangan pribadi.
entah itu untuk, menghamburkan uang mereka yang terlalu banyak, atau untuk mencari ketenangan.
ruangan tunggu itu penuh orang, dan pembicaraan mereka dapat terdengar di kepenuhan ruangan. terkadang mereka akan membicarakan tentang gaya rambut yang populer tahun ini, atau warna yang sedang trend, make up, atau paket salon yang full body perawatan di salon ini. Rata-rata dari mereka yang menunggu di ruang tunggu, datang hanya untuk merapikan gaya rambut, atau mengubah bentuk, atau warnanya.
Bagi mereka yang memesan kamar hotel, kebanyakan memilih paket perawatan full body.
Paket itu, merupakan paket lengkap. Yang melengkapi, dan merawat dari ujung kaki, sampai ujung kepala. Kebanyakan mereka memilih untuk memesan kamar, karna pengaturan ruangan dan alat-alat itu perlu disiapkan, sehingga mereka harus menunggu sedikit lebih lama.
Mereka lebih memilih menunggu dengan berbaring dia atas ranjang, atau memilih memesan memakan makanan di hotel ini, menunggu karyawan salon untuk memanggil mereka.
tak lama, di salah satu kamar hotel bernomor 201, terdengar suara bell pintu.
remi berhenti mendengarkan mereka berbicara, dan berjalan membuka pintu. melihat wanita cantik dengan seragam karyawan, dan disampingnya lelaki berwajah tampan yang bersih. dia sudah mengerti bahwa akhirnya giliran mereka untuk menerima perawatan yang mereka pilih.
Beauty lili bloms, sangat ketat dalam merekrut karyawannya. Tidak hanya mereka harus lulusan dari jurusan kecantikan, mereka juga harus memiliki apa yang disebut kecantikan, dan ketampanan itu, di wajah mereka. itu yang paling utama, selama itu ada, maka persyaratan penting lainnya, akan di teliti, seperti keuletan, kesopanan, mereka akan dilatih selama satu tahun pembelajaran, sebelum di rekrut sebagai karyawan.
Semua orang mengidaminya. tentu saja, siapa yang tidak ingin bekerja di salon yang terkenal itu?
Bukan hanya dikenal karna terbaiknya perawatan disini dan juga gajinya yang besar, tetapi salon beauty lili bloms, juga sangat terkenal karena murah hatinya mereka pada karyawan.
Para karyawan akan dirawat setiap minggu, untuk memakai alat, dan semua yang tersedia di salon itu, Karna mereka mengutamakan kecantikan, dan bahan-bahan serta alat-alatnya yang harganya mencapai miliaran, atau lebih, para karyawan tentu saja sangat senang. Itu merupakan faktor utama yang membuat orang-orang dengan gila mendaftar untuk bekerja di sana.
Wanita cantik itu berdiri di depan pintu. dia tersenyum, dan berbicara dengan sangat sopan. ''urutan nomor 201, berjumlah tiga orang wanita. Pelanggan yang terhormat, silahkan ikuti saya''
KAMU SEDANG MEMBACA
AIRA (On Going)
RomancePada usia 17 tahun Aira bunuh diri Lalu dia terbangun lagi, kembali diawal untuk mengubah kebodohan- kebodohannya dimasa lalu. ••••• "AIRA VELIKA! KAU MULAI LAGII!" Tertidur diranjang rumah sakit dengan lemah, teman- t...
