Bab 32 : buku catatan

11.3K 1K 15
                                        

seminggu sebelum ujian tengah semester merupakan hari tersibuk yang pernah dialami para siswa di sma kusuma bangsa, mereka akan mulai meminjam catatan para murid terpintar yang mendapatkan nilai besar pada waktu pelajaran.

dan berbondong-bondong menunjukkan kebaikkan mereka untuk sekedar melengkapi catatan yang mereka buat, dan berharap juga dapat bertukar pemikiran tentang soal apa yang kemungkinan yang akan keluar di ujian tersebut.

itu juga sedemikian didorong oleh para orang tua para siswa untuk melakukan yang terbaik di ujian, meskipun ini hanya sebagai ujian tengah semester, tetapi nilai yang akan didapat, akan secara langsung di tempelkan di led tv perjamuan di akhir tahun nanti, sehingga para orang tua tentu saja tidak ingin kehilangan muka, didepan para orang-orang.

tak jarang para murid dikelas lain juga akan menghampiri kenalan mereka untuk saling bertukar catatan, atau mempelajari bersama-sama apa yang di ajarkan oleh guru-guru yang ada di ruang pelajaran yang berbeda, karna pelajaran juga sama, dan guru juga sama, maka tidak banyak ada perbedan diantara mereka, tetapi terkadang ada banyak keaktifan di kelas-kelas yang berbeda sehingga banyak pertanyaan yang muncul yang akan dengan senang hati di jawab oleh para guru, karena mereka sangat menyukai murid yang banyak bertanya, sehingga kelas menjadi tidak bosan, dan bersemangat.

banyak murid tingkat satu mengetahui dari senior kenalan mereka di tahun kedua, bahwa pertanyaan-pertanyaan, yang sering mereka ajukan pada presentasi, lebih sering dikeluarkan pada ujian tengah semester, dan soal-soal ujian tengah semester juga sebagian akan keluar di ujian semester yang asli, untuk kenaikan kelas mereka.

bukan tak lain, bahwa itu membuat para murid menjadi gugup, banyak dari mereka yang telah mengusahakan dengan semaksimal mungkin mencatat apa yang diterangkan oleh guru di depan kelas, tetepi bukan salah mereka jika mereka tidak mampu mengajukan pertanyaan yang memuaskan, atau berbotot yang menyinggung pembentukan soal yang akan dikeluarkan guru di ujian nanti.

jika sudah seperti itu, mereka akan membuat kejutan dengan keberuntungan mereka yang sekelas dengan murid pintar atau yang berprestasi yang kebetulan sekelas dengan mereka.

di kelas 10.2, para murid telah mencapai targetnya menuju mawar, yang merupakan murid terpintar, dan memiliki bayak sertifikat kejuaraan. lebih dari itu siapa yang tidak tahu bahwa ibunya adalah seorang pensiunan dosen terkemuka?

seorang wanita bertubuh kurus yang agak gelap eksotis, dengan rambut keriting dikuncir kuda, alisnya sangat tajam, dan memasang wajah terluka, berdiri didepan mawar, berharap dia mengubah keputusannya untuk menjadi lebih murah hati. ''mawar, aku hanya akan mengcopy nya, hanya 10 menit, tidak.. 5 menit, 5 menit sudah cukup''

mawar menggelengkan kepalanya dengan tegas. ''tidak, tidak. aku telah menggaris bawahi soal-soal yang mungkin akan keluar di ujian minggu depan di buku catatanku, aku tidak bisa meminjamkan bukuku pada kalian''

''bukannya kau telah mendapatkan buku catatan ketua kelas kita yang pintar itu, dia juga merupakan murid berprestasi, jadi bukankah itu sudah cukup emilia?'' risma ikut membantu mawar dalam berkata, matanya memandangi wanita didepan mereka dengan tidak suka.

berbicara tentang emilia, dia sedikit tidak menyukai wanita ini, dia akan menggunakan wajah nya itu untuk memohon dan menipu orang yang lebih pintar, untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

dan fasatnya yang cenderung mengatakan kata-kata baik didepan semua orang, risma terlalu tau bahwa itu hanyalah kemunafikan. tidak berbeda dari orang lain, manusia akan cenderung melakukan lebih kebaikan saat orang itu membutuhkan suatu kebutuhan pada orang lain.

fikri febri, sang ketua kelas mendengar namanya disebutkan, dia menghenti-
kan menulis di bukunya, dan menoleh kearah risma. membenarkan kacamatanya keatas, lalu melanjutkan menulis lagi, dan tidak mengatakan apa-apa. 

AIRA (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang