Siklus manusia menjadi bermacam-macam, kebangkitan yang di derita oleh orang lain kebanyakan terjadi karena awalnya mereka merasakan sakit, atau kehampaan yang kuat, sehingga mengguncang alam bawah sadar mereka untuk memilih, antara terjatuh atau terbangun.
Titik awal itu lah yang membuat manusia menjadi berfikir. Apakah mereka harus tetap seperti ini saja?
Terjebak di dalam lingkaran yang terus berulang tanpa berfikiran untuk berubah.
Saat masih kecil, kita memulai hidup kita dengan penuh semangat. Kita mengharapkan dan menuntut segalanya dari dunia.
Biasanya sikap ini kita bawa kedalam fase pertama saat kita terjun ketengah masyarakat,
saat kita memulai karir kita.
Tetapi, saat kita semakin tua, penolakan kasar dan kegagalan yang kita alami menentukan beragam batasan yang semakin kuat seiring berjalannya waktu.
Setelah kita semakin mengharapkan sedikit dari dunia, kita menerima batasan yang sesungguhnya, yang ditentukan oleh diri kita sendiri.
Kita mulai menyerah, berusaha asal-asalan, dan meminta maaf bahkan saat mengajukan permintaan paling sederhana sekalipun.
Solusi bagi cakrawala paling mengkerut seperti itu adalah dengan memaksakan diri kita secara sengaja, ke arah sebaliknya-- mengurangi kegagalan dan mengabaikan batasan kita, membuat diri kita menuntut dan berharap sebanyak tuntutan dan harapan seorang anak kecil.
Kebanyakan faktor yang menjalari dimana perubahan negatif terjadi adalah masalah eksternal, dimana lingkungan yang tidak mendukung, serta kesalahan diri sendiri yang terlalu pasrah akan arus.
Menjadi manusia unik, menonjol, dan berbeda sendiri merupakan sebuah kepercayaan diri yang tidak semua orang mampu berada ditahap itu.
Kita akan mengatakan secara jujur, manusia yang hampir dilupakan kehadirannya bagi orang lain merupakan titik terendah dimana manusia harus berada di tingkatan sosial.
Lakukan sebuah hal yang menurutmu menyenangkan.
Kenakanlah apa yang ingin dikenakan.
Rawatlah apa yang perlu dirawat.
jadilah tidak terlupakan dimata orang-orang.
Karena, dua kekosongan emosional utama yang perlu diisi adalah perasaan tidak percaya diri dan tidak bahagia sepanjang waktu.
Orang-orang yang tidak percaya diri adalah orang bodoh yang tidak menginginkan jenis pengesahan sosial apapun.
Dan jika kita menjadi salah satu orang-orang yang secara kronis tidak bahagia ini, ada celah untuk kita dimanipulasi oleh orang lain.
Yaitu,
akar-akar ketidak bahagiaan kita akan diketahui, dan menjadi sebuah senjata untuk membuat kita semakin tidak bahagia nantinya.
Karena manusia seperti ini adalah orang-orang yang paling tidak mampu menyamarkan kelemahan yang dimiliki.
Mengenai tentang kelemahan emosi sebenarnya ada satu fakta yang patut untuk dibahas,
seorang manusia menunjukkan karakternya sama seperti caranya menghadapi hal-hal sepele.
Karna saat itu mereka tidak waspada.
Hal ini seringkali memberi peluang baik untuk mengamati keegoisan sifat alami manusia yang tidak ada batasannya.
Juga keminiman pertimbangan terhadap orang lain, dan jika kelemahan-kelemahan ini muncul dalam hal-hal kecil, atau muncul dalam tindak tanduk umumnya, maka kita pasti mendapati bahwa kelemahan-kelemahan ini juga mendasari tindakan tindakannya disituasi yang penting.
KAMU SEDANG MEMBACA
AIRA (On Going)
RomancePada usia 17 tahun Aira bunuh diri Lalu dia terbangun lagi, kembali diawal untuk mengubah kebodohan- kebodohannya dimasa lalu. ••••• "AIRA VELIKA! KAU MULAI LAGII!" Tertidur diranjang rumah sakit dengan lemah, teman- t...
