Kevan mendengus kesal bisa-bisanya Axel menyuruh dirinya jadi kang sopir pribadinya membawa mobil itu menuju ke suatu tempat yang sesuai diinginkan oleh saudara songongnya itu. Padahal ia ingin duduk dengan tenang dibelakang bersama gadis itu. Tapi untuk saat ini, ia harus mengalah yang pertama, nanti kalau pulang giliran Axel yang kedua menyopir mobilnya sendiri.
Setelah cukup lama diperjalanan, akhirnya mereka sampai juga ke tempat salon. Axel memasukinya lebih dulu ke dalam sana dan disambut oleh Ikkey yang selama ini menjadi langganannya.
"Hari ini Aikey berbaik hati bakalan ngasih bonus buat you karena sudah lama nggak dapat diskonan gratis, kasihan kantong dompet you ketipisan gara-gara Aikey palakin terus ye kan?," Axel semringah langsung menyambarnya dengan senang hati saat mendengarnya Ikkey mengatakan hal itu.
"Perawatan gue harus lebih intensif, gue mau rambut gue lebih halus dan lebih lembut! Udah lama nih gak keramas seabad tahun yang lalu sampai rambut gue keras kayak yang dibawah... seperti akar ranting pohon beringin sarangnya si kunti itu," keluh Axel sedikit berpikir mengingat apa saja masalah dikepalanya sembari mendengus sendiri, Ikkey membuka matanya lebar mendengar penjelasan rinci ambigu cowok itu sebentar, tapi setelahnya menghembuskan napasnya pelan lalu meangguk paham sambil tersenyum genit.
Mea dan Kevan baru masuk. Perhatian Ikkey teralihkan ke arah gadis itu sebentar. "Wah kamu pelanggan baru ya?" tanya Ikkey pada Mea. Kevan yang diam berdiri didekat gadis itu hanya memasukkan tangannya ke dalam saku celananya merasa terabaikan. Ia pun memutar matanya mencari tempat duduk ke arah lain. Ikkey juga ingin membuka suaranya pada lelaki itu tapi dia segan saat melihat wajah dingin Kevan yang terlihat tidak tertarik.
"Engh... Bukan, aku ke sini mau nemanin Axel kemari." jewab Mea mengalihkan pandangan Ikkey si cowok setengah cewek. Entahlah dia banci atau bencong Mea tidak tahu pasti siapa orang itu sebenarnya, bergaya dengan gerakan tangannya yang tidak bisa diam.
Ikkey tersenyum penuh arti sambil melirik Axel sekilas, "Wajah mu natural dan gemesin sekali! Yaudah kamu ikut Aikey ke sini," tuntun Aikey menggiring Mea ke dalam tempat khususnya. Awalnya Mea ragu tapi karena dipaksa olehnya ia pun menurut setelah sempat menoleh ke arah Axel yang terlihat biasa saja, mungkin tidak akan apa-apa, pikir gadis itu.
Tempat salon ternama Des'slon yang terpercaya akan memberikan hasil yang memuaskan jika ingin mendapatkan perawatannya dengan baik dan menyenangkan. Hanya tempat ini saja yang Axel kunjungi daripada salon lain. Karena Des'slon ini adalah tempat langganan Mamanya--Avina yang berteman dengan Tante Arumi sang pemilik salon tempat ini.
Ikkey sudah menyuruh anak buahnya untuk melayani Axel. Kevan pun mulai mengeluarkan ponselnya untuk memainkan gamenya karena bosan menunggu sampai waktu mereka berdua akan selesai. Kevan tahu sudah tentu Axel pasti akan merawat rambut gondrongnya itu, tapi ia juga tidak menyangka, ia hanya penasaran kemana Axel membawa Mea. Ia pikir gadis itu hanya terbengong saja ke sini. Tapi sepertinya ini akan jadi hari keberuntungan untuk gadis itu sendiri karena Ikkey ingin mempermak dirinya dengan kelihaian tangannya.
"Ah geli! Jangan! Plis stop aku nggak kuat nahannya. Arrghh!!" suara Mea benar-benar terdengar dari dalam. Axel menggelengkan kepalanya, sedangkan Kevan tidak dapat mendengar apapun karena Airpods yang sudah terpasang menyumpal ditelinga.
Beberapa saat cukup lama kemudian Axel sudah selesai dengan perawatan rambutnya. Tinggal menunggu Mea belum keluar dari ruang khusus bersama Ikkey yang masih ada di dalam sana.
"Aikey, awas aja lo jadiin dia badut gue tendang muka lo pakai kaki Lo sendiri!!" teriak Axel.
"Sabar jeng! Aikey bentar lagi mau keluar sama dia ini juga hampir selesai." sahut Ikkey dari dalam.
KAMU SEDANG MEMBACA
MEANDRA
JugendliteraturDiiincar oleh para lelaki the geng Badboys berkelas untuk dijadikan pacar 'istimewa' oleh mereka yang begitu menginginkannya. Dia adalah Mea Alestara, seorang gadis penuh kesederhanaan yang mempunyai sisi menarik pada dirinya. Cantik dan tertutup. N...
