Peliharaan Tante

501 37 0
                                        

Denise_83 : Kamu juga pasti berpikir aku ini tolol sekali.

Petlover : Aku nggak tahu juga. Kalau aku jadi kamu, mungkin aku juga melakukan hal yang sama.

Denise_83 : Bener, Fer? Masa sih?

Ah...kamu cuma menghibur aku

petlover : Gak lah...I mean..aku juga nggak bakal kepikir kalau nikah yang ngasal begitu benar-benar diakui negara.

Denise_83 : Nah kan! Aku juga berpikir gitu..makanya aku ok aja dijadiin witness.

Yah..pelajaran deh...lain kali nggak akan begitu lagi.

petlover :    :) That's my girl.

Denise tersentak. My girl ? Apa maksudnya nih? Denise kemudian tersenyum. Ini kesempatan untuk mengorek isi hati Ferry.

Denise_83 : Jangan gitu ah! Ntar ada yang marah.

petlover : Siapa?

Denise_83 : Ya cewek kamu lah...

petlover : Hmm....iya kali ya...cemburuan banget sih dia

Senyum Denise hilang.

Denise_83 : Oh gitu ya orangnya

petlover : Iya...udah kayak nyokap-nyokap

Semangat Denise pudar. Ia tidak bernafsu melanjutkan percakapan ini lagi.

petlover : Kalau aku pulang telat sedikit aja, mukanya langsung asem

Denise_83 : Lho! Kamu tinggal serumah sama dia?

petlover : Hehe...abis rumah di sini sewanya mahal-mahal

Denise_83 : Orang tua kamu nggak marah?

petlover : nggak tuh, mereka bilang aku cowok, terserah. Tapi waktu ciciku MBA itu sih, mereka marah banget.

Meluncurlah cerita Ferry, bahwa pacarnya adalah orang Amerika, yang ia kenal sewaktu masih di Boston. Sewaktu pacarnya memutuskan untuk bekerja di London, Ferry memutuskan untuk mengikutinya.

petlover : Cape aku lama-lama, mau putus aja

Ferry masih terus bercerita, bahwa Alison usianya delapan tahun lebih tua darinya dan sering menganggapnya sebagai anak kecil.

petlover : Dulu aku tertarik sama kedewasaannya, dan dia tertarik sama keluguanku, katanya. Tapi lama-lama aku merasa dia seperti nyokap, belakangan dia juga kesal kalau aku main game. Childish, katanya.

Nis? R u there? Kok diem aja?

Denise_83 : Iya...

petlover : Don't you have anything to say?

Denise_83 : .......

petlover : Aku senang banget bisa ketemu lagi di internet. Ngobrol sama kamu membuat aku semakin sadar, aku nggak cocok sama dia.

Aku lebih milih kamu buat dijadiin girlfriend.

Akhirnya Denise mendapatkan yang diinginkannya. Ferry menyukainya. Tapi rasa hangat di hatinya menguap sudah. Dengan alasan mendapat telepon ia akhiri percakapannya dengan Ferry.

Denise terpekur di depan komputer untuk beberapa saat sampai ia mendengar suara langkah kaki Ci Felice di tangga. Buru-buru ia tutup layar laptop dan berbaring di kasur, pura-pura tidur. Setelah ditampar istri Bob dan mendengar pengakuan Ferry, hal terakhir yang ia butuhkan adalah omelan Ci Felice.

Di Mana NegerikuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang