20

11K 847 21
                                        

Jin baru sempat memasak, setelah memisahkan Jungkook dan Yeontan dengan susah payah.

Lalu memandikan Jungkook yang mengamuk, meminta mandi dengan Yeontan, cukup membuat Jin kewalahan karena sebelumnya Jungkook tidak pernah merengek sampai mengamuk begini.

Sekarang Jungkook dibiarkan bermain dengan Yeontan di taman belakang, sementara dirinya sibuk memasak.

"Hyung, kenapa tidak membangunkanku?"

Jin menoleh, mendapati Jimin tengah bersandar pada dinding dan mengusap matanya, terlihat sekali kalau masih mengantuk.

"Aku repot mengurus Kookie, lagipula ini masih jam enam, kalian tidak ada jadwal kuliah kan hari ini?"

Jimin mengangguk.

"Kalau begitu tidurlah sebentar lagi, nanti kalau sudah matang akan kubangunkan lagi"

"Tidak mau, aku duduk disini saja. Oh, tumben sekali pintu taman belakang sudah dibuka sepagi ini?"

"Jungkook ada disana, bermain dengan Yeontan"

Jimin menoleh cepat, "Loh? Jungkook sudah bangun?"

"Iya, pagi-pagi sekali dia sudah duduk manis di kursi kecilnya itu, katanya menungguku untuk membukakan pintu, dia ingin bermain dengan Yeontan, tidak tahu saja kalau sudah malam Yeontan dipindah kedalam"

"Lalu?"

"Ya kuberi tahu dia kandang Yeontan yang di dalam, tapi Yeontan tidak ada di dalam sana, kukira hilang, bahkan aku sempat panik dan Kookie berlarian di dapur, tapi ternyata Yeontan ada di kolong meja, meringkuk disana, lalu mereka berpelukan seperti teman lama yang tidak bertemu selama bertahun-tahun, berguling-guling di lantai lagi"

Jimin tertawa, merasa lucu hanya dengan mendengar cerita Jin, tentu saja dengan membayangkannya, seharusnya tadi dia juga melihatnya.

"Jangan tertawa, memisahkan Kookie dan Yeontan itu sangat sulit, asal kau tahu"

"Iya-iya, aku tidak tertawa" ucap Jimin, berusaha menghentikan tawanya.

"Kau mau kemana?" tanya Jin saat melihat Jimin beranjak dari kursinya.

"Taman belakang, melihat Kookie dan Yeontan bermain"

Jimin melangkah mendekati salah satu kursi yang sudah ditata disana dan mendudukinya.

Senyumnya muncul seketika saat melihat Jungkook tertawa kencang dengan Yeontan yang berlari mengejar di belakangnya.

Jungkook terlihat senang saat bermain dengan Yeontan.

Apa Jungkook sudah tidak akan bermain dengan semua hyungnya lagi karena ada Yeontan?

Senyum Jimin luntur seketika membayangkan pemikirannya tadi.

"Yun-yun, aaaa, Tootie ditejay Tannie, Tootie yeyah beyayi, dendon Tootie, yun"

Jimin tersentak, segera mengenyahkan pemikiran tidak masuk akalnya itu dan segera menggendong Jungkook.

Membiarkan Yeontan menggonggong dibawah kakinya dan sibuk mengecup seluruh wajah Jungkook.

"Selamat pagi, Kookie"

"Hihi, ceyamat padi, yun!"

Cup

Jungkook tertawa setelah mencium pipi Jimin cepat.

"Chim yun beyum mandi 'tan? Tapi macih tetap wani, hayum, tidak bau cepeyti Tae yun, hihi"

Jimin tertawa, mengecup seluruh wajah Jungkook lagi.

Total mengabaikan keberadaan Yeontan dibawah sana.


TBC

Aku gak mudeng ini nulis apaan, ya udah gitu intinya, hehe.

Oh iya, mau nanya nih, kalian nemu cerita ini gimana ceritanya?

Eh gimana sih

Gitu pokonya, kalian nemu book ini dimana? Kok bisa nemu, gimana ceritanya?

Ya gitu, udah

Udah deh, jangan lupa voment ya!

Paipai~

Dapet kecup jauh dari Kookie nih!

Our Baby BunnyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang