"KOOKIE!!"
Yoongi menutup telinganya dengan bantal, mencoba mengabaikan suara teriakan dari luar rumahnya.
"KOOKIE!!"
"Astaga, bocah bocah itu"
Melirik ke kamar mandi, disana, Jungkook sedang dimandikan oleh Jieun tepat setelah Jungkook bangun tidur.
Dan kabar baiknya, Jungkook total lupa bahwa sebelum tidur dia sangat menginginkan permen kapas.
Kabar buruknya, eh, bukan kabar buruk sih sebenarnya, tapi kabar yang membuat suasana hati mereka memburuk, lebih tepatnya.
Saat Jungkook bangun tidur, yang pertama kali di ucapkannya adalah, "Yun, twitie cama yaya mana?"
Karena biasanya, Jungkook ketika bangun tidur akan memanggil nama mereka satu persatu, seperti seorang guru yang sedang mengabsen murid muridnya, dan kali ini Jungkook malah menanyakan keberadaan anak anak adopsi nya.
Jadi Jieun langsung memandikan Jungkook dengan twitie yang dimainkan Jungkook dan rara yang diletakkan di atas meja kecil dalam kamar mandi, sebelum Jungkook menangis.
Sudah, kembali pada Yoongi yang sekarang sudah beranjak dari sofa, berjalan menuju pintu, membukanya.
Menatap datar pada tiga anak kecil yang berdiri disana.
"Ahjussi, Kookie ada?"
Yoongi melotot, menoleh ke belakang, dan mengernyit begitu melihat tidak ada siapapun disana.
"Ahjussi? Ahjussi siapa? Tidak ada ahjussi disini"
"Kau, ahjussi"
"Wah, aku masih muda, tahu tidak? Panggil aku Suga PD-nim" ucap Yoongi.
"Tidak mau, aku hanya akan memanggil sesuai fakta. Suga itu manis, kan?"
Yoongi mengangguk.
"Nah, kau itu tidak manis, kau itu sepat, hambar, pahit"
Yoongi menjatuhkan rahangnya, tiga bocah ini sebenarnya anak siapa sih? Orang tuanya tidak pernah mengajari ya?
"Hei, poni, aku itu manis, tahu"
"Tidak percaya, dan ya, namaku Lisa, ahjussi, ini sepupuku, namanya Bambam, yang itu teman ku, teman Bambam, juga teman Kookie, namanya Yukyeom"
"Yugyeom, Lisa" ralat Yugyeom.
"Iya, itu maksudku, Yugyeom"
Yoongi memutar mata malas, "Oke, Lisa, Bambam, dan Yugyeom, kalian kesini ada apa?"
"Mencari Kookie"
"Kookie tidak hilang"
"Huh?"
Lisa, Bambam, dan Yugyeom mengernyit, menatap Yoongi kebingungan.
"Siapa yang bilang kalau Kookie hilang?" tanya Bambam.
"Kalian. Kalian ingin mencari Kookie kan?"
Mereka bertiga mengangguk.
"Nah, Kookie tidak hilang, jadi tidak usah dicari"
Yoongi tertawa melihat raut kesal di wajah ketiga bocah itu, rasanya menyenangkan, ternyata.
"Kami serius, ahjussi"
Yoongi menghentikan tawanya, "Aku juga serius, poni, sudah, sana kalian pulang saja"
Membalikkan tubuhnya, menutup pintu lagi.
Namun belum sampai tiga langkah Yoongi berjalan, telinganya lagi lagi harus mendengar suara melengking itu.
"KOOKIE, AYO MAIN!!"
"KOOKIE LAGI TIDUR!"
Hening, Yoongi menghela nafas lega, kembali melanjutkan langkahnya.
Duk! Duk! Duk! Duk!
Yoongi menggeram, balik badan, berjalan tergesa, membuka lagi pintunya yang ia tebak pasti sedang di tendang secara brutal.
Duk!
"Aduh!"
Lisa meringis, menatap Yoongi yang memegang tulang kering dengan raut kesakitan.
Dia tidak sengaja menendang tulang kering Yoongi, salahkan Yoongi yang tiba tiba membuka pintu, kan pintunya sedang di tendang.
"Mianhe, ahjussi, aku tidak sengaja, sungguh!"
Lisa membungkuk berulang kali, sambil menggumam kata maaf, sampai pundaknya di tepuk pelan oleh Bambam, baru dia berhenti.
"Loh, itu Kookie. Kookie!"
Jungkook menoleh, langsung berbinar ketika tahu bahwa itu adalah Lisa, Bambam, dan Yugyeom.
"Hai, Kookie" ucap mereka bertiga, serempak.
"Oh, hai, Yica, Bammie, dan Dyeomie"
"Ayo main!"
Dan Jungkook langsung menanggapinya dengan anggukan semangat, berlari, keluar dari rumah.
"Yoon yun! Tootie maw main duyu ya! Papaii!"
Meninggalkan Yoongi yang masih meringis kesakitan, memegang tulang keringnya.
TBC
Up lagi niihh, tak kasih asupan malam sebelum tidur :)
Btw, aku seneng banget gilaa, dapet peringkat #4 jin, #1 maknae, #5 daily, sama #4 bunny.
Thanks for y'all karena udah mau apresiasi di cerita ini.
Tootie canat canat beyteyimatacih tepada noona noona cemua tayena cudah cayan denan Tootie, campai Tootie bica cyutin teyuc dicini, dapet peyintat yan baduc yadi, potona, teyimatacih noona noona cemuaaa, Tootie cayan noona!
Aku terhura, pengen nanges sekebon tapi takut ntar rumahku ngikut kebanjiran, ga nyambung si wkwk, tapi di ne in aja biar ppali, oke?
Oke!
😂😂
Udah, gitu aja.
Jangan lupa voment yaa, makasiih.
Good night! Have a nice dream!
Paipaii~
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Baby Bunny
Fiksi Penggemarcerita tentang keseharian Jungkook si bayi kelinci yang dikelilingi 6 orang hyung yang gantengnya ngalahin dewa-dewa Yunani. Penasaran? baca aja, hehe:)
