29

9.8K 784 23
                                        

Jungkook sangat senang, dari tadi mulutnya tidak berhenti bergumam, kagum, tentu saja, karena ini pertama kalinya dia datang kesini.

Matanya menatap semua yang ada disana.

Mulai dari sekumpulan orang yang berjalan, orang yang sedang tertawa, ikan-ikan yang berenang di balik dinding kaca.

Mendapati satu makhluk yang belum pernah ia lihat sebelumnya, bahkan di buku bergambarnya sekalipun.

"Yun, tu apa?"

Tidak ada jawaban.

Jungkook mendongak, menatap Taehyung yang sedang berkedip dengan senyum kotaknya yang tersungging.

"Yun"

Taehyung masih diam, juga masih berkedip-kedip.

Jungkook menarik tangan Taehyung yang masih menggandengnya, membuat Taehyung terkejut dan sedikit limbung.

Menunduk, menatap Jungkook, hendak menggendongnya, namun Jungkook menolak, akhirnya memutuskan berjongkok saja untuk menyamakan tinggi mereka.

"Ada apa, Kookie?"

"Yun teyiyipan?"

Taehyung mengerutkan alisnya, sedikit bingung, "Kelilipan?"

"Um, teyiyipan"

"Hyung tidak kelilipan kok, kenapa Kookie bisa mengira kalau hyung kelilipan?"

"Tadi Tootie meyihat yun beytedip cepeyti ini-"

Berhenti bicara sejenak, menirukan Taehyung yang tadi berkedip, bedanya, kalau Taehyung sebelah matanya saja yang berkedip, tapi Jungkook dua-duanya, dengan tatapan polosnya.

Kemudian melanjutkan lagi ucapannya saat sudah selesai menirukan Taehyung.

"-tu tan cepeyti oyan yan cedan teyiyipan"

Taehyung menggaruk belakang kepalanya canggung, meringis, sebenarnya tadi dia mengerling, menggoda beberapa gadis yang lewat disampingnya.

Mengedipkan mata, hanya untuk menggoda mereka, yang direspon dengan jeritan tertahan dari semua gadis.

Apalagi penampilannya saat ini, membuat semua gadis langsung mimisan saat melihatnya.

Seketika membuatnya besar kepala, mengetahui para gadis akan langsung meleleh walaupun hanya diberi kedipan main-main

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Seketika membuatnya besar kepala, mengetahui para gadis akan langsung meleleh walaupun hanya diberi kedipan main-main.

Membuat Jimin langsung mendengus ketika menyadari tujuan adiknya ini.

"Yun ndak teyiyipan?"

"Tidak"

"Cunduh? Ndak boon?"

Taehyung mengangguk, kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda, menyusul hyungnya yang lain, yang sudah cukup jauh di depan mereka.

Lima menit berjalan, Jungkook tiba-tiba berhenti, membuat semua hyungnya juga ikut berhenti, menatap Jungkook khawatir.

Pasalnya wajah anak itu sudah dipenuhi oleh keringat, juga nafasnya yang memburu, terlihat sangat lelah padahal mereka baru berjalan selama sepuluh menit jika dihitung dari waktu baru masuk.

"Kookie, kenapa? Lelah?"

Jungkook mengangguk.

"Mau gendong?"

Jungkook menggeleng, "Ndak, ndak maw, Tootie ndak maw dendon"

"Lalu?"

"Beyenti, cebentay caja"

Mereka mengangguk, dan Jungkook langsung mendudukkan dirinya disana, membuat mereka melotot.

Hei, bagaimana tidak melotot, Jungkook duduk disana, di lantai, di tengah-tengahnya.

Cukup menyita banyak perhatian orang yang berlalu lalang, beberapa dari mereka menatap gemas.

Tiba-tiba Jungkook berdiri, berlari kecil ke sisi dinding kaca yang ada di kanannya.

"Kookie, mau kemana?"

"Tecitu"

"Jangan jauh-jauh"

Jungkook mengangguk, menempelkan telapak tangannya ke dinding kaca itu, mukanya juga ia tempelkan.

Menghentakkan kakinya secara tidak sadar karena terlalu asik mengamati berbagai jenis makhluk hidup yang berenang dibalik dinding kaca yang ditempelinya.

Bibirnya mengerucut karena menempel pada dinding kaca, tubuh bulatnya tampak kecil di antara orang-orang yang ada disekitarnya.

Yoongi diam-diam mengambil gambar Jungkook lewat ponselnya, dan terkekeh setelah melihat hasilnya.

"Kookie, sudah?" tanya Jin.

Jungkook menoleh kebelakang, menggeleng, "Beyum yun"

Menoleh kembali menghadap dinding kaca, namun Jungkook dibuat terkejut setelahnya saat mendapati seekor hewan ada dihadapannya, dibalik dinding kaca tepat dihadapannya.

"Aaa!"

DUG!

"Huwaaaa"

Mereka menghampiri Jungkook dengan wajah khawatir, tidak sepenuhnya khawatir, karena mereka juga berusaha menahan tawa melihat Jungkook terkejut sampai jatuh terduduk.

Bahkan beberapa orang disana ikut menghentikan langkah mereka dan menatap kasihan pada Jungkook, sebagian juga ikut menahan tawa, memekik tertahan karena gemas.

Jin segera menggendong Jungkook, menepuk-nepuk punggungnya agar Jungkook tenang.

"Sudah, jangan menangis, cup cup"

Tangis Jungkook mereda, "Tu, namana apa, yun?" tanya Jungkook lirih.

"Oh, itu penyu"

Penyu.

Jungkook akan mengingat nama itu, hewan yang sudah membuatnya terkejut sampai jatuh terduduk, membuat pantatnya sakit.

Ini semua gara-gara penyu, Jungkook menatap tajam penyu itu yang masih ada disana, seolah ikut menertawakan Jungkook.

Oke, mulai sekarang, Jungkook tidak menyukai penyu, titik.

TBC

Haii

Jangan lupa voment ya, makasih, hehe.

Paipaii~

Our Baby BunnyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang