40

1.5K 137 77
                                        

Tidak pernah terpikirkan oleh Harlan jika Hilmi benar-benar mempersiapkan pernikahan dalam kurun waktu tiga minggu.

Sejak awal Hilmi nyaris tidak pernah jujur perihal romansanya bersama Mira, adiknya selalu mengelak dan menghindar setiap kali Harlan bertanya. Harlan tidak diberitahu soal pernikahan Hilmi sekarang kalo ayah tidak menelepon untuk memintanya datang kerumah Hilmi.

Dari mulai pernikahan Hilmi dan Arin, Harlan selalu paling terakhir diberitahu. Saat pernikahan Hilmi sebelumnya Harlan baru diberitahu seminggu sebelum acara pernikahan berlangsung.

Kaka mana yang tidak syok saat adik kesayangannya tiba-tiba menikah. Saat itu Harlan sedang berada di Singapura bersama keluarga kecilnya harus pulang ke Indonesia karena Hilmi yang tiba-tiba menikah.

Awalnya Harlan curiga ada sesuatu yang adiknya sembunyikan, tapi ia berusaha positif thinking apalagi adiknya adalah anak baik-baik nyaris tidak pernah melakukan hal negatif sebelumnya.

Seiring berjalan waktu saat istri dari adiknya melahirkan trio kembar setelah 8 bulan pernikahan Harlan juga percaya kalo mereka lahir prematur, diperkuat dengan kedua orangtuanya yang mengatakan seperti itu.

Tapi sampai dititik ini Harlan kembali mempertanyakan kenapa Hilmi selalu menikah secara dadakan. Harlan saja mempersiapkan pernikahan dalam waktu 4 bulan itu cukup membuat Harlan pusing dan kelimpungan.

Hari ini ayah mereka, tuan Abigio Danindra Purnama bersama istrinya Ariyani Natalia Mahardika selaku ibu kandung Hilmi akan datang mengunjungi rumah Hilmi untuk pergi kerumah orangtua Mira membahas pernikahan nanti malam.

Harlan berinsiatif menjemput keduanya dibandara ditemani Jake yang katanya sangat merindukan kakek dan nenek.

Harlan meminta agar Hilmi tetap dirumah, lupakan sejenak urusan kantor ataupun Mira dan habiskan waktu bersama anak-anak, sebelum nanti Hilmi sibuk dengan istri barunya.

Berhubung hari ini adalah hari Sabtu semua anak-anak berada dirumah, trio kembar juga baru selesai menjalani ujian satu minggu penuh.

Membuat Satya merasa tenang sekaligus lega, berharap hasil yang keluar tidak akan membuatnya kecewa.

Dengan jail Satya mengganggu Sakala yang sibuk membaca buku diruang keluarga sebab hari senin mendatang giliran Sakala dan Julian yang melakukan ujian akhir, membuat Sakala misuh-misuh tak jelas sebab acara belajarnya terus diganggu.

Riki duduk dikarpet sibuk sendiri bermain robot-robotan juga mobil mainan baru yang dibelikan paman Harlan kemarin siang, Julian sibuk menikmati pudding buatan paman Harlan kemarin sore sembari duduk dikarpet menonton video lucu diiPad miliknya.

Sedangkan Jayden duduk bersandar disofa, semenjak terakhir kali kambuh dua hari lalu tubuhnya masih terasa lemas, kakinya terasa sulit digerakkan dan bertambah sakit membuat ia tidak bisa berjalan tanpa rasa sakit.

Kemarin Jayden tidak pergi sekolah paman Harlan yang kekeh agar Jayden tidak perlu pergi kesekolah, pamannya itu bahkan rela mengantarkan surat juga mengambil kertas ujian Jayden kesekolah.

Hilmi bahkan baru tau kalo Jayden kambuh dan kakinya yang membengkak karena sakit sepulang dari kantor kemarin sore, Harlan mengancam tidak akan memberi restu jika Hilmi pulang malam dan terus larut dalam pekerjaan apalagi sampe menginap diapartemen sang kekasih dengan embel-embel menyiapkan pernikahan.

Ada sedikit rasa canggung saat Hilmi memilih duduk bersama anak-anak disofa ruang keluarga, ia tidak tau harus memulai percakapan darimana ketika melihat mereka semua sibuk masing-masing.

Sejak terakhir kali Hilmi dan Jayden bertengkar hari itu, Hilmi memang jarang berada dirumah dan bertukar sapa dengan anak-anak membuat ia merasa canggung, Hilmi bahkan belum sempat meminta maaf untuk kegaduhan terkahir kali.

Precious Family || EnhypenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang