Satu bulan telah terlewati semenjak kepergian Julian.
Kondisi Riki tidak ada perubahan walaupun mereka tetap berusaha melakukan segala pengobatan agar Riki tetap bisa bertahan sampai mereka menemukan pendonor.
Kondisi Jayden juga tidak ada perubahan, sewaktu-waktu kondisinya bisa drop jika Jayden terlalu banyak pikiran dan melakukan kegiatan yang melelahkan.
Baik Riki maupun Jayden mereka tetap melakukan pengobatan rutin sampai mereka bisa mendapatkan pendonor.
Satya dan Jake selalu ada disisi mereka, Jake bahkan sampai rela mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua osis karena tidak mungkin lagi bisa membagi waktu.
Jake mengundurkan diri dari semua kegiatan sekolah dan olimpiade yang gurunya rekomendasikan, Jake hanya ikut pembelajaran lalu pulang seperti siswa lain. Nilai-nilainya bahkan anjlok karena Jake benar-benar tidak lagi mempedulikan pelajaran, Jake juga kerap mengambil izin karena mengantar Jayden dan Riki kerumah sakit.
Jake hanya tidak mau mengulangi kesalahan yang sama karena terlalu mementingkan diri sendiri
Karena semua itu Jake sempat dimarahi Jayden karena keputusannya yang merugikan masa depan dan prestasi Jake dihadapan semua orang, bukan hanya Jake tapi Satya juga dimarahi karena tidak jujur kalo Satya sudah lama mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kapten basket.
Tapi mau bagaimana lagi semarah apapun Jayden keduanya tetap bertekad bulat dengan keputusannya.
Untuk hubungan Jayden dan Jake kembali membaik setelah Jake berusaha keras mengembalikan kepercayaan Jayden sampai akhirnya Jayden luluh.
Dan Jake benar-benar menjadi Jake yang dulu, menjadi overprotektif pada Jayden juga semua saudaranya. Jake juga sekarang tau kondisi Satya yang menjadi korban bully setelah Jayden meminta Jake untuk mengawasi Satya disekolah.
Karena sekarang Jayden sudah tidak lagi pergi kesekolah, Harlan yang meminta Jayden untuk home schooling, Harlan tidak mau mengambil resiko dengan Jayden pergi kesekolah.
Jake juga sangat marah saat mengetahui Satya kembali menjadi korban bully, Jake sampai terus mengikuti Satya kemanapun anak itu pergi selama disekolah, sampai Satya geli sendiri.
Tapi tetap saja pengawasan Jake sempat melenceng, karena seminggu lalu Satya pulang dengan keadaan lebih buruk, bajunya kotor, wajahnya lebam sampai Satya demam semalaman.
Satya masih tutup mulut perihal Argatra yang membully karena adiknya yang menjadi saingan Jake dan masalah keluarga, Satya tidak mau Jake ikut merasa bersalah.
Satya juga tidak memberikan keterangan lebih lanjut baik pada Jayden ataupun Jake tentang siapa Argatra dan apa hubungannya dengan keluarga mereka.
Satya takut baik Argatra ataupun keluarganya melakukan hal buruk pada mereka, Satya tidak ingin ada Julian kedua.
Perihal Jeremy, remaja itu sudah tidak lagi membully Satya sejak terakhir Satya berhasil menyelamatkan Jevano.
Satya akhirnya tau kalo Jeremy ikut membully Satya karena Jevano adalah rival Jake sejak SMP. Jeremy hanya ingin Jake mengalah lewat Satya agar Jevano bisa maju mengalahkan Jake.
Satya juga akhirnya tau kalo Jeremy memang anak tiri Arin dan Jeremy juga tau Arin mama dari Satya, sedikitnya Jeremy takut ibunya kembali pada putra kandungnya.
Maka dari itu selain alasan tentang Jevano, Arin menjadi alasan Jeremy ikut membully Satya.
Untuk kasus Julian belum ada titik terang, Harlan masih belum menemukan seseorang dibalik keracunan Julian. Mereka yang tega mengirimkan makanan beracun pada anak Hilmi benar-benar ahli sampai Harlan sulit melacak mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Precious Family || Enhypen
General FictionSeandainya waktu dapat kembali diputar, Hilmi tidak ingin kehilangan siapapun. Seandainya Hilmi bisa membagi kasih sayang sama rata pada putra-putranya, ia tidak akan pernah hidup dalam penyesalan. Hilmi mungkin bisa merelakan wanita yang sangat ia...
