18(+)

2.6K 164 30
                                        

"Jangan salahin Dara kalo Dara bikin kak Abi ketagihan"

Sontak bisikan Adara tersebut membuat Abian menghentikan aktifitas hisap menghisapnya.

Mengangkat sedikit tubuhnya dapat Abian lihat dibawahnya Adara begitu berantakan, tentu saja itu karena ulahnya.

Wajah Adara yang terlihat begitu pasrah dibawah sana membuat Abian menunjukan smriknya "Kamu nantangin? Jangan salahin kakak kalo besok kamu gak bisa jalan" Abian berbisik lagi.

Adara tergelak kecil lalu menghisap leher Abian memberi tanda disana.

"Gak usah banyak ngomong kita buktiin aja siapa yang paling kuat disini" bisik Adara yang tak kalah sensual lalu mengemut dauh telinga laki-laki itu

Abian kembali menggeram, kemudian ia bangkit, meloloskan kaos yang Adara pakai lalu kembali melumat bibir Adara yang begitu menggoda.

Tangannya tak tinggal diam, Abian mencari kaitan bra dibelakang setelah menemukannya ia langsung melepaskannya dan melemparkannya sembarang, sementara bibirnya sibuk mengeksplor, mengabsen apa saja yang ada didalam mulut Adara dengan lidahnya sedangkan satu tangannya sibuk meremas buah dada milik Adara yang tidak terlalu besar itu namun begitu pas ditangannya.

Tak mau kalah Adara pun menurunkan celana yang dipakai Abian serta celana dalamnya, laki-laki itu membantu Adara untuk melepaskan celana ia pakai, setelah terlepas Adara pun langsung melemparnya ke lantai bergabung dengan kaos dan juga bra miliknya.

Kini Abian sudah sepenuhnya telanjang, berbeda dengan Adara yang bagian bawahnya masih tertutup lengkap.

"Akh!! Ra---" Abian mendesah, membuat tautan bibir keduanya terlepas ketika dengan sengaja Adara meremas miliknya.

Saling menatap, napas mereka memburu wajah keduanya memerah, pandangannya diliputi gairah yang sangat tinggi.

"Kak Abih--" Adara mendesah, matanya terpejam saat Abian kembali meremas buah dada-nya lembut.

Bibir Adara terbuka membuat Abian semakin bernafsu karenanya.

"Kita pemanasan dulu ya?" tanya Abian berbisik seraya meraup buah dada Adara yang satunya lagi dan memberi tanda kepemilikan disekitaran sana.

"Akh... terse--rah kak Abihhh aja, shhh" Adara meracau.

Setelah itu Abian kembali bangkit kemudian dengan perlahan ia melepaskan celana jeans yang dipakai Adara.

Perempuan itu mengangkat sedikit tubuhnya untuk memudahkan Abian apa yang dilakukan Abian, setelah terlepas kini celana Jeans serta celana dalam Adara pun dilemparnya ke lantai bergabung dengan pakaian mereka yang lain.

Sekarang keduanya sudah full naked, Adara memalingkan wajahnya ketika melihat sesuatu yang tegak yakni milik Abian.

Abian yang melihat itu lantas ia terkekeh, mengambil selimut lalu Abian kembali naik ke atas Adara dan menutupi tubuh keduanya bagian pinggang sampai ke bawah.

"Kamu malu?" Abian meledek.

Adara menoleh kemudian mendengkus "Dih! mana ada!" jawab Adara sewot.

Abian kembali terkekeh "Mau langsung? Atau--".

"Ini pengalaman pertama buat Dara, Dara gak bakal lupain ini" potong Adara lalu kembali melingkarkan lengannya dileher sang kekasih.

"Dara mau kak Abi buat pengalaman pertama Daramenjadi sangat terkesan" pungkasnya seraya melihat bibir Abian sebentar.

"Ini juga yang pertama buat kakak, kalo gitu kita pemanasan dulu" setelah mengatakan itu Abian kembali melumat bibir Adara dengan rakus.

Satu tangannya mengelus area sensitif Adara membuat sang empun melenguh disela-sela ciuman mereka.

ADARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang