13. suami ketiga muncul

7.4K 852 29
                                        

"lalu akhirnya dia bunuh diri sembari memeluk kepala Karllan"

"Itulah akhir dari cerita karakter Louise"gumamku memangku daguku.
Srrrt
Aku perlahan berdiri dan berjalan keara balkon.
Clak perlahan membuka pintu dan menatap 3 bulan yang bersinar di langit malam.

"Louise akan berakhir dengan kematian karna menyusul orang yang dia cintai secara sepihak."
"Aku tidak mengerti mengapa dia sampai bunuh diri hanya karna orang yang ia cintai sudah mati, kenapa dia membiarkan mayatnya sendiri di injak injak oleh orang yang sudah membunuh orang yang dia cintai?!"ucapku.
"Jika aku menjadi Louise aku tidak akan membiarkan orang yang membunuh orang yang ku cintai tetap hidup di dunia ini dengan kebahagian sedangkan orang yang kucintai harus membusuk didalam tanah"ucapku

Tuk tuk tuk tuk
"Suara kaki?!"gumamku membuka jendela balkon
Aku melangkah dengan cepat.
Lalu melihat dari atas balkon yang ada di lantai 2 itu.
Dalam kegelapan aku melihat seseorang sedang berlari tergopoh-gopoh, dia seperti lari dari sesuatu.

"Bagaimana bisa seorang penyusup masuk kedalam rumahku?!"gumamku mengambil pedang yang ada atas meja.
Lalu srrrt
Aku melompat dari lantai 2 kamarku.
Pria itu terus berlari dan masuk ke hutan belakang mansion.
Meski pria itu terlihat seperti sangat terlatih tapi dia terlalu ceroboh karena membiarkan darah membasahi jalan yang membuat dirinya sendiri dapat di temukan.

Aku menyusuri jejak darah itu dengan kakiku.
Lalu jejak darah itu terhenti bersamaan dengan seseorang yang terbaring di tanah dengan darah yang membanjiri tubuhnya.
Pria itu memakai pakaian serba hitam serta tudung yang menutupi wajahnya.

"Hei...."ucapku menjulurkan tanganku
Grab tiba tiba pria itu mendorongku, dia mendorongku begitu keras membuatku terbaring di tanah.
Srrrt
Perlahan tudung yang menutupi kepalanya terjatuh, aku bisa melihat 2 telinga yang tumbuh di kepalanya.
"Apa dia beastmen?"
Dia memiliki rambut berwarna merah dengan mata merah yang terlihat begitu pekat.
Warna matanya mengingatku tentang darah yang mengalir di dalam tubuhku.

Dia beradara dan terluka di wajahnya.
Srrrt
Tanganku perlahan menjulur dan menyentuh wajah pria di hadapanku.
Grrt
Pria itu menekan leherku keras, sembari terus menatap ku dengan tatapan waspada.
"Ja-jangan sentuh aku manusia sialan"ucapnya.
Suaranya terdengar cukup serak.
"Apa kau mendapatkan luka ini dari manusia?"tanyaku tetap menyentuh wajah pria itu.
"Jangan sentuh aku, atau aku akan membunuhmu"teriak anak itu semakin tekan mencekik ku.

Srrrt
Tiba tiba sebuah tendangan keras mengenai pinggang pria itu.
Pria itu terpental sejauh 5 meter dan terbentur di batang kayu yang besar.
"Aghk"
"Siapa kau.... Beraninya kau melukai masterku"teriak Emily yang muncul di hadapan pria itu.

Cakar Emily memanjang, Emily menarik kera baju pria itu dengan Tangan kananya.

Mata Emily yang berwarna emas seperti bercahaya di dalam kegelapan.
Pria berambut hitam itu seolah tak bisa bergerak saat melihat mata Emily yang begitu tajam.
"Aku akan membunuhmu"ucap Emily mengangkat cakarnya.
"Emily cukup"ucapku berdiri.
"Tapi master pria ini sudah melukaimu"teriak Emily.
"Tidak apa apa, lagian pria yang kau pegang itu sudah pingsan sejak tadi"ucapku
"Eh apa?”ucapa Emily bingung.

"Bawah pria itu"ucapku berjalan.
"Tapi master"ucap Emily
"Bawah dia"ucapku sekali lagi pada Emily
"Baik"ucap Emily lalu menggendong pria itu di bahunya seperti sedang memikul beras.
____
Kamarku.
"Lukanya begitu dalam, sepertinya dia di tusuk"ucap Emily yang memegang perban.
"Sepertinya begitu"ucapku mengelap tubuh pria yang sudah bertelanjang dada itu dengan kain yang sudah di rendam dengan air hangat.
"Namun kenapa bisa seekor beastmen Ras serigala bisa berada di tempat yang begitu jauh dari habitat aslinya?"ucap Emily
"Kemungkinan dia kabur"ucapku
"Kabur?, kabur dari apa?"tanya Emily bingung.
"Tentu saja dari pedagang budak"ucap ku

Pembalasanku (Harem BL)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang