55. Karllan & Harem nya

1.8K 198 34
                                        

"Tunggu sebentar, Emily usiamu lebih dari 300 tahun?"tanya Leamona bingung sembari menatap Emily.
Emily tersenyum lalu melepaskan jambakannya dari kedua rambut pembuat onar itu.
Emily berjalan mendekat keara Leamona,
srrt
Dia menaruh kaki kanannya di belakang kaki kirinya lalu sedikit menarik sisi kiri gaun maid yang anggun kemudian menaruh tangan kanannya di depan dadanya,
Dia membungkuk sedikit, lalu memberikan salam layaknya seorang lady.
"Salam kepada nona Leamona Vern karish, perkenalkan nama saya adalah Emily.
saya adalah ras half-dragon dan berumur 311 tahun "ucap Emily tersenyum.

"Half-dragon?... Apa?. Tunggu sebentar bagaimana ras half-dragon yang di rumorkan lebih kuat dari keturunan murni bisa berada di kediaman kami?"ucap Leamona terkejut.
"Pfft, terima kasih atas pujiannya nona muda"ucap Emily sedikit tertawa

"Tawa anda benar benar terlihat indah seperti ayah anda,nona"ucap Laure tersenyum tipis.

Perlahan Laure mendekat keara Leamona
dia menaru tangan kanannya di depan dadanya lalu membungkuk.
"Perkenalkan nama saya Laure, usia saya 26 tahun. Saya adalah seorang pedagang yang sering melakukan aktivitas di pasar gelap, jika anda membutuhkan sesuatu. Anda bisa langsung mengatakannya pada saya"ucap Laure tiba tiba mengedipkan 1 matanya dengan centil.

"Astaga..."ucap Leamona dengan cepat memalingkan wajahnya
"Laure...."ucapku yang menggerakkan jariku kepada pria berambut ungu itu.
"Ya, tuanku?"tanya Laure bingung sembari mendekat.
Puk puk
Aku menepuk pahaku
Pria itu tiba tiba tersenyum licik lalu mendudukkan tubuhnya di lantai dan kemudian menaru kepalanya di atas pahaku.
"Ayahku, ternyata sangat hebat dalam menaklukkan seseorang. Meskipun dalam artian lain"gumam Leamona yang masih menyeruput tehnya

"Lalu kemudian aku, aku , aku"ucap Rachael mengangkat tangannya.
Dia perlahan memegang kepalanya
Ssrng
sepasang telinga serta ekor serigala dengan bulu panjang muncul di tubuhnya
"Aku adalah suami tuan Karllan namaku Rachael usiaku 25 tahun, meskipun aku memiliki bulu berwarna merah aku adalah ras dari serigala salju, aku memiliki sihir es dan aku juga ahli dalam pertarunganarak dekat"ucap Rachael bicara dengan keras.
"Saya baru pertama kali melihat ras beastmen secara langsung"ucap Leamona kagum sembari melihat ekor milik Rachael yang menyempil keluar dari bajunya.
"Apa kau ingin menyentuhnya?"tanya Rachael tersenyum.
"Jika diizinkan"ucap Leamona yang terlihat sangat ingin menyentuh ekor tsb.
"silahkan , kau juga anakku kan"ucap Rachael berbalik dan menjulurkan ekornya yang berwarna merah itu.
Trrrtj
"Luar biasa, bahkan ekor binatang buas sekalipun akan terasa begitu halus"ucap Leamona.

"Minggir Rachael giliran kami sekarang"ucap Aroon mendorong Rachael untuk bergeser.
"Hallo anakku, kau harus memanggilku ayah mulai sekarang yah. Dengarkan baik baik nama dari ayahmu ini"ucap Aroon lantang dan menunjukan pose bangga.
"Aku adalah Aroon usiaku 64 tahun, aku berasal ras Siren"ucap Aroon bangga.
"Siren, tunggu ayah. Bukankah kau pergi kelaut laut timur untuk membunuh mereka, lalu mengapa mereka berada disini?"tanya Leamona.
"Untuk itu biarkan saya yang menjelaskannya nona Leamona "ucap Areen berjalan mendekat.
"Nama saya Areen, saya adik kembar dari Aroon jadi usia kami sama. Sebelum kami mengikuti tuan karish ke Utara sebuah negosiasi yang saling menguntungkan untuk kedua pihak terjalin."ucap Areen dengan tenang
"Negosiasi?"tanya Leamona bingung.
"Benar, kami akan melindungimu serta kedua saudaramu selama kami hidup dan sebagai gantinya"ucap Areen menatapku.
"Tuan Karllan akan menjadi rahim untuk telur kami"ucap Aroon menyambung kata kata Areen.

"Tunggu sebentar, apa maksudnya itu?"ucap Leamona menatap kearaku.
"Leamona ayah sedang hamil sekarang"jawabku dengan wajah datar sembari memegang perutku.
"Apaaa?"ucap Leamona yang begitu kaget sampai dia langsung berdiri dan membuat cangkir teh di hadapannya terbalik.
"Apa yang tuan Karllan katakan itu benar adanya"ucap Louise yang membenarkan posisi cangkir.
"Bukan berarti kami tidak mencoba menghentikan beliau, kami sudah mencoba membujuk beliau namun beliau adalah orang yang keras kepala dan anda bisa melihat sendiri bukan betapa beliau mencintai kalian sebagai seorang ayah"ucap Louise memindahkan teko teko ke tepi meja.

Pembalasanku (Harem BL)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang