35. Flashback

3.4K 353 19
                                        

Pemberitahuan
Untuk beberapa chapter selanjutnya akan menggunakan sudut pandang dari Laure untuk bagian flashback apa yang terjadi saat Karllan di culik selama 2 bulan
.....

Di hari yang cerah, seorang wanita hamil  duduk di sebuah kursi goyang yang terbuat dari kayu itu.
Seorang anak laki-laki sedang berdiri di samping ibunya sembari sesekali menggosok perut ibunya yang besar.
Mereka hidup damai di sebuah desa kecil yang kaya akan hasil panen, ayah anak itu juga merupakan seorang kepala desa yang baik hati serta mengayomi warga desa.
"Apa kau menyukai orang orang desa,Laure?"tanya seorang wanita berambut hitam dengan kulit coklat yang indah.
Wanita itu terlihat sangat cantik dengan senyuman manisnya.
"Ya aku menyukai mereka ib—zrrrt...."
"Ambil semuanya...."
Hari yang indah di desa itu seketika hancur hanya karna perang antara 2 saudara yang merebutkan tahta.
Semua warga desa kelaparan dan mulai melakukan tindakan kriminal untuk hidup.
Termasuk mencuri dan membunuh.

Api berkobar besar, anak berambut ungu pekat itu di ikat di sebuah tiang dengan tali tambang yang kencang.
"Ayah... Ibu....?"
Kelaparan yang semakin merajalela membuat para warga desa menjadi semakin gila dan rela melakukan kanibalisme demi untuk bertahan hidup.
Dengan mata kepalanya sendiri, ia melihat tubuh ibu dan ayah serta bayi kecil di dalam perut ibunya itu di potong potong lalu di  makan beramai-ramai di hadapan anak itu.
"Ibu... Ayah..."teriak anak itu mencoba melepaskan diri, namun ikatan itu terlalu kencang untuk di lepaskan oleh seorang anak yang belum genap 10 tahun.
"Apa kau mau juga nak?"ucap seorang pria menawarkan kepala adiknya kepada dia.
Bayi itu bahkan belum lahir, namun dia terlihat begitu cantik dengan rambut berwarna seperti ibu dengan kulit putih dari ayah.

Rasa frustasi dan amarah mulai memuncak
"Aaghhhkkkkkk"anak itu berteriak keras dengan air mata.
"Akan kubunuh kaliaaaaaan"teriak anak itu keras.
Crak
Tiba tiba tanah mulai bergetar dengan suara mulai terdengar dari dalam nya.
Lalu akar akar mulai keluar dari tanah.
Bukan hanya satu atau puluhan tetapi akar itu lebih dari ratusan.
"Apa ini?...pergi selama—aghk" pria yang berteriak tadi seketika tak bernyawa lagi ketika sebuah akar yang tajam dari tanah *menembus tubuhnya.
(Akarnya keluar dari tanah, nusuk dari area antara penis dan anus lalu menembus sampai ke mulutnya).

Anak itu menggerakkan salah satu akar untuk memotong tali yang mengikatnya.
Tuk
Anak itu terjatuh dari tiang setinggi 1 meter itu.
Tap
Anak itu mengangkat kepalanya, melihat orang orang yang berlarian seperti tikus di kejar kucing.
Mereka berlari berhamburan kesana kemari dengan acak.
Anak itu perlahan mengangkat kedua tangannya.
"Takkan ku biarkan satupun dari kalian lolos"ucap apa itu menepuk tangannya.
Akar akar yang awalnya hanya bergerak secara acak tiba tiba langsung merangkai diri mereka menjadi sangkar bulat  dan mengurung orang orang yang bertebaran tadi di dalam satu tempat.
Laure menggerakkan tangannya, membuat sangkar berbentuk bola itu terlepas dari tanah dan terangkat keatas.
"Lepaskan kami...."
"Apa yang kau lakukan Laure..."
"Laure... Bajingan lepaskan kami"
"Kami pasti akan memakan mu seperti orang tuamu..."
Teriakan teriakan terdengar
"Duri.."ucap anak itu lalu tiba-tiba akar yang awalnya terlihat biasa saja mulai mengeluarkan duri duri yang besar dan tajam.

"Coba saja kalau kalian hidup"ucap Laure terkekeh.
"A-apa ini?"
"Lepaskan aku...."
"Tidakk mau, keluarkan aku....
"Keluarkan aku..."
Suara demi suara terdengar dari dalam sangkar  itu.
"Bayar lah dosa kalian di neraka"ucap Laure melebarkan ke 10 jari tangannya.
Dan kemudian prok
Ia menepuk tangannya sembari menggenggam tangan itu dengan keras.
Sangkar akar yang awalnya hanya diam mulai bergerak saling mendekat membuat ruang di dalamnya kian menyusut.
"Tidak tolong aku...."
"Aku masih belum mau mati...."teriakan keras itu seolah menjadi nyanyian.

Lalu
Crak cuur darah dari sangkar itu mulai melebar keluar seperti air terjun dan mengenai tubuh Laure.
"Laure apa kau menyayangi warga desa?"
"Aku membenci mereka..."

Pembalasanku (Harem BL)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang