"aku tidak tahan lagi ayah ..... Kenapa semua orang membenciku"teriak seorang gadis di kaki pria berambut perak bermata hijau zamrud itu.
"Tidak apa apa Mona, sekalipun dunia membencimu. Ayah akan selalu bersamamu!"ucap pria itu memeluk gadis berumur 15 tahun itu.
Ini adalah sebua game yang perna aku mainkan dulu.
Sebuah game otome yang bergenre reverse harem, yang menceritakan seorang gadis jelata yang masuk kedalam sekolah khusus bangsawan dan akhirnya menarik perhatian dari pangeran yang sudah memiliki tunangan yang tak lain adalah seorang Villainess karna membangkitkan kekuatan suci.
Yah pada akhirnya sang villainess hancur di eksekusi dan protagonis bahagia bersama 5 pria nya.
Dan aku masuk kedalam game itu sebagai ayah dari villaines.
"Leamona vorn karish, mulai sekarang aku akan memutuskan pertunangan ku denganmu"ucap pria berambut pirang dengan mata biru
Kepada seorang gadis berambut perak.
Aku melihat anak gadisku duduk dengan air mata berderai di tengah keramaian.
Pangeran yang sangat dia cintai menghinanya, mempermalukannya didepan para bangsawan lainya.
Tidak ada yang mau membantu anak gadisku bahkan kakaknya sendiri tak beranjak dari sisi protagonis wanita yang menangis di dekapan sang pangeran.
Aku melangka perlahan dan berjongkok di hadapan gadis bergaun merah itu.
"Ayah"ucap Mona menatapku
Wajahnya di penuhi air mata, dan membuat riasan yang melekat di wajah cantiknya menjadi luntur.
"Astaga.... Lihatlah bedakmu menjadi luntur karna air mata"ucapku tersenyum sembari mengelap air mata anakku dengan saputangan yang ku genggam di tangan kananku.
"Ayah.... Maafkan aku"ucap Mona menunduk.
"Tidak apa apa.... Mari kita pulang"ucapku perlahan menggendong gadis kecilku seperti seorang putri.
"Mr. Karish perlakuan tidak sopan seperti apa ini?, yang mulia sedang berbicara dengan leamona"teriak seorang pria berambut merah berkulit coklat.
Pria itu bernama Angelou cern Faem kesatria pelindung pangeran dan juga Harem dari protagonis wanita.
"Saya akan membawa anak saya kembali ke kediaman saya"jawabku
"Karna saya tidak tahan melihat dirinya di permalukan seperti ini dihadapan banyak bangsawan, saya tidak anak saya menjadi seperti kekasih yang mulia yang mempertontonkan tangisannya untuk mendapatkan simpati"ucapku menatap gadis berambut pirang dengan mata keunguan yang memeluk pangeran.
"Anda sudah terlalu lancang Mr. Karish"teriak pangeran padaku.
"Lancang.... Pfft"aku sedikit tertawa.
"Andalah yang sudah lancang sekarang pangeran, apa anda lupa kalau anda sampai berlutut di hadapan saya hanya untuk meminta restu saya agar saya setuju anak saya bertunangan dengan anda. Anda membual akan membahagiakan anak saya sebagai seorang ratu dan juga istri, Namun apa ini?"ucapku menatap tajam pangeran.
"Itu ....."pangeran tak mampu menjawab kata kataku.
Lalu perlahan memutar mataku keara 2 pria berambut pirang yang tak lain adalah kedua anak laki lakiku.
"Bahkan yang lebih memalukan lagi, kedua anak laki laki saya yang merupakan kakak kandungnya sendiri malah berdiri tanpa sedikitpun khawatir pada adiknya"ucapku dengan suara tegas.
"Ayah..."ucap salah satu dari mereka hendak bicara .
Namun aku segera membalikan tubuhku.
"Mungkin itu saja yang ingin saya ucapkan, saya permisi pangeran"ucapku berjalan meninggalkan aula pesta.
Sebuah kereta kuda dengan Lambang bunga anggres putih berhenti didepan gerbang.
Aku masuk kedalam kereta.
"Ayah maafkan aku.... Maafkan aku ayah"ucap gadis kecilku sembari bersimpuh memeluk kedua kakiku.
Ia duduk di lantai kereta yang terbuat dari kayu berkualitas tinggi itu.
"Maafkan aku karna mengecewakan ayah, padahal ayah sudah berusaha keras agar aku bisa bertunangan dengan pangeran Ollie "ucap Mona terus menangis.
"Tidak apa apa.... Ayah tidak akan marah kepadamu"ucapku menyentuh rambut perak pajang putriku.
Dia terus duduk di lantai sembari memeluk kakiku dan perlahan tertidur karna kelelahan menangis.
Mataku terpaku kepada langit berwarna hitam dengan 3 bulan yang ada di langit.
"Ternyata aku benar benar masuk kedalam game yang perna kumainkan"ucapku memengaku wajahku.
Didalam cerita asli, Karllan vern karish adalah seorang ayah yang dingin dan tak terlalu memperhatikan anak anaknya. Tapi meski begitu bukan berarti dia tidak peduli. Karna kenyataan dia hanyalah seorang ayah mudah yang tak terlalu mengerti soal kasih sayang. Karna seumur hidupnya dia diajari seperti itu.
Diumur 14 tahun dia jatuh cinta dengan kakak kelasnya di academy.
Wanita itu memiliki rambut merah yang indah dengan senyuman yang selalu terpampang indah.
Namun dia sadar kalau dia tidak mungkin menjadikan gadis itu sebagai kekasihnya, karna gadis itu adalah kekasih dari sahabatnya .
Namun suatu hari ia harus menikah dengan seorang wanita yang tak lain adalah kekasih sahabatnya sendiri karna sebuah kontrak antara kedua keluarga.
Dia dibenci oleh wanita yang ia cintai itu dan persahabatannya hancur, sahabatnya yang dulu selalu menjadi rival dan teman untuknya berbalik menyerang dirinya
Dan malam pertama pernikahan mereka, wanita itu malah kabur dan meninggalkan dirinya yang masih mengenakan jas pengantin.
Pria itu tidak menampakan ekspresi apapun dari wajahnya.
Dia hanya diam menatap gaun pengantin yang berada di lantai
Tak lama kemudian orang tua dari Karllan meninggal karna insiden kecelakaan kereta dan dia menggantikan posisi kepala keluarga di umur 14 tahun.
Keluarga karish yang awalnya hampir hancur karena korupsi dan ketidakmampuan kepala keluarga membuat para rakyat di tanahnya banyak mati kelaparan dan sakit sakitan.
Namun masalah keuangan menjadi stabil kembali sejak Karllan memegang posisi kepala keluarga
Sungai tercemar, wabah penyakit dan juga penyiksaan warga langsung terasi dalam waktu beberapa bulan.
Kerja keras Karllan membuat kediaman Duke karish menjadi tempat bernaung paling aman bagi rakyat.
Hingga sekitar 2 tahun kemudian.
Wanita itu kembali lagi ke kediaman karish.
Menangis dengan pakaian kotor dan wajah penuh luka.
Wanita itu mengenakan gaun dengan warna usang serta sebuah keranjang besar yang ia tutupi dengan kain.
"Apa yang anda inginkan dari saya sekarang, Nona Rowell?"tanya Karllan kepada gadis yang terlihat begitu menyedihkan itu.
"Aku mohon padamu tuan karrlan"ucap seorang wanita berambut merah.
wanita itu memeggang sepatu kulit Karllan .
"Bukankah kita tidak sedekat itu sehingga anda bisa memanggil nama depan saya"ucap pria berambut
"Saya mohon maaf tuan karish, namun saya benar benar ingin meminta tolong kepada anda"ucap wanita itu.
"Tentang apa?"tanya Karllan.
Wanita itu perlahan membuka kain dari keranjang besar itu
Dan terlihat 3 bayi didalamnya, 2 bayi laki laki dan 1 bayi perempuan yang berumur 1 tahun.
2 bayi laki laki memiliki rambut pirang keemasan dan bayi perempuan memiliki rambut yang begitu persis seperti ibunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pembalasanku (Harem BL)
Fantasi"aku memutuskan pertunangan denganmu" teriak pria berambut pirang yang tak lain adalah pangeran. dan seorang gadis yang menangis di tengah tengah aula yang merupakan seorang Villainess itu. gadis itu di permalukan oleh pangeran dan hanya mampu menan...
