79. Rosseh & Abel

878 101 1
                                        

Grrtk
Aku menjatuhkan tubuh yang sudah rak berdetak itu dengan begitu saja kelantai.
"Hmm...?"gumamku sedikit memiringkan wajahku tanpa ekpresi.
Mata ku terus tertutup kepada tubuh gadis berambut pirang itu.
"Sepertinya ini tidak cukup"ucapku menginjak perut gadis itu dengan sepatu kerasku.

Kemudian Aku memutar kepala gadis itu sampai lehernya melintir dengan kepala yang menghadap keara punggungnya .
Aku terdiam sejenak, lalu memutar kembali kepala gadis itu berkali kali lalu menarik leher gadis itu dengan amat keras sampai sampai kepalanya terpisa dari tubuhnya.
Darah itu perlahan membanjiri kamar lantai ku Dengan bau anyir yang menjijikan.

"Kukira ini cukup"ucapku masih tanpa ekpresi memegang kepala itu di tangan kananku.
____
Di ibu kota kekaisaran.
Tepatnya di istana,sebuah aulah yang begitu lebar.
Tampak banyak pria berpakaian mewah berdiri dengan perhiasan berkelap-kelip di lengan dan jemari mereka yang tampak mulus..
Dan salah satu pria berambut hitam duduk di sebuah singgasana yang terbuat dari emas .
Sebuah mahkota berwarna keemasan terpasang tepat di atas rambut yang mulai memutih itu.

"Yang mulia kami tidak bisa menerima usulan anda untuk menjadikan gadis itu sebagai sebagai putri mahkota selanjutnya "ucap seorang pria berambut coklat yang memakai set jas berwarna merah itu.
"Sebutkan alasanmu, Tn. Gusto?"ucap sang raja

"Maksud saya, bagaimana bisa seorang gadis yang tak memiliki etikat dasar dalam dunia sosial mampu menjadi putri mahkota. Jika di pikir dengan matang tentu saja nona dari keluarga Karish itu lebih mampu"ucap pria itu berteriak keras.

"Tutup mulut anda, Tn. Gusto. Memang apa yang kurang dari nona keluarga Nortmen sudah di tetapkan sebagai  calon saintess selanjutnya. Beliau juga memiliki kekuatan suci yang begitu melimpah yang jarang di miliki orang lain"teriak pri berambut hijau tua yang memakai set pakaian berwarna navy.

"Lalu memang kenapa kalau beliau di tetapkan sebagai CALON saintess. Pendapat anda tidak bisa di jadikan alasan tepat untuk menjadikan gadis itu sebagai putri mahkota selanjutnya Tn. Amnt"ucap Tn. Gusto menentang.

"Memang benar kalau beliau masih seorang calon, namun alasan anda ingin menjadikan nona keluarga Karish sebagai putri mahkota tetap tak bisa saya terima. Apa anda tidak mendengar betapa banyaknya rumor tentang keburukan nona itu. Beliau adalah penjahat yang sudah merundung teman academy nya se—"cukup Tn.Amnt"tiba tiba suara agak berat terdengar dingin muncul.

Suara itu keluar dari seorang pria yang sejak tadi hanya terdiam bersandar di belakang pasai besar yang tak jauh dari  Tn. Amnt.
Pria itu memiliki rambut berwarna merah tua, mata berwarna abu-abu tua yang mengkilap layaknya sebuah kelereng menghiasi wajahnya.
Tampak juga beberapa bekas goresan di leher dan Jemarinya   seolah-olah sudah turun di Medan perang yang ganas.

tap tap pria itu mulai melangkah melewati keramaian itu menuju seorang pria tua yang duduk di atas singgasananya dengan angkuh.
"Hei siapa pria itu...?"
"Aku tidak tahu" orang orang dalam keramaian itu mulai berbisik tanpa tahu malu.

Pria itu perlahan berlutut, ia menurunkaj pedang yang tersaring di pinggangnya di lantai.
"Rosseh von Lilithe memberi salam kepada anda. Semoga kesehatan dan kesejahteraan selalu mengelilingi anda ayahanda"ucap pria itu menatap tepat keara sang raja dengan tegas.

Matanya tampak seperti bosan dan menatap seolah-olah itu hanya formalitas saja.
"Itu adalah pangeran pertama kekaisaran.."
"Apa? Bukankah dia berada di Medan perang. Mengapa dia berada disini"

"Selamat datang kembali Rosseh. Bagaimana dengan kabarmu?"tanya pria itu menatap dengan ekpresi lembut.
"Seperti yang anda lihat sendiri ayahanda, saya berhasil kembali dengan selamat. Lalu saya ingin berterima kasih kepada anda karna sudah mengirimkan saya ke perbatasan penuh monster itu tanpa memberikan perlengkapan dan cadangan makanan yang cukup, namun karna hal itu juga saya serta para pasukan saya bisa menjadi lebih kuat dari sebelumnya"Ucap Rosseh tersenyum dengan alis yang mengangkat.

Pembalasanku (Harem BL)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang