07 - 7 : MILIK YANG LAIN

1.4K 95 5
                                        

Ji Hyunjung menjenguk Kim Yuna di rumah sakit, dan duduk-duduk bersamanya di lobi sambil menonton berita dan sedikit mengobrol

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ji Hyunjung menjenguk Kim Yuna di rumah sakit, dan duduk-duduk bersamanya di lobi sambil menonton berita dan sedikit mengobrol.

“Aku sudah sembuh. Aku hanya gak mau sekolah,” kata Kim Yuna, sambil memutar tutup botol air mineralnya yang telah dia teguk.

“Bilang saja pada teman-temanmu, kalau waktu itu kau takut sama serangga. Jangan bolos terus begini.” Ji Hyunjung menceramahi.

“Chih. Heh, kalau kau pengen banget sekolah, sekolah bareng aku aja yuk? Kau kan bisa menunjukkan diri seperti waktu itu.”

“Itu gak bisa lama-lama, apalagi kalau siang.”

“Kalau gitu, kita jalan-jalan yuk? Aku traktir deh.” Ajakan Kim Yuna ini tidak begitu didengarkan oleh Ji Hyunjung, karena ….

Ada seorang wanita tua di sebelah kanan sana, yang kursi rodanya didorong oleh seorang perawat, dan didampingi oleh seorang pria tua di samping kanannya. Dia nampak sedang mencari-cari pria tua itu, dengan memanggil-manggilnya ‘kakak’ dan menjulur-julurkan kedua tangannya. Dia buta, dan pria tua itu pun meraih tangannya dengan hangat. Ketika mereka melintas, Ji Hyunjung hampir meledakkan tangisnya.

Yuna tahu siapa pria tua itu. Katanya, “Kakek itu adalah pendiri rumah sakit ini. Ayah Kim Yuna mengenalnya, dan kami sempat bertemu sebelum ini. Oh, dan lucunya, kakek itu namanya sama denganmu. Ji Hyunjung. Kebetulan banget, kan?”

Itu bukan kebetulan. Ji Hyunjung itu adalah dirinya dan wanita tua tadi yang bersamanya itu adalah adik kecilnya yang sangat lucu. Ji Hyunjung merindukan segala kehidupannya di masa lalu.

“Kau kenapa? Hey, Ji Hyunjung. Ji Hyunjung!”

Merasa ada yang memanggil, pria tua yang namanya juga adalah Ji Hyunjung itu berbalik ke arah Kim Yuna. Karenanya, Kim Yuna merasa tidak enak dan menjelaskan padanya bahwa bukan kakek itu Ji Hyunjung yang dia maksud serta meminta maaf padanya. Ketika Kakek Ji pergi dan semuanya telah selesai, “Aih, ke mana dia? Uh, suka ngilang seenaknya begitu deh,” gerutunya, tentang Ji Hyunjung.

 Ketika Kakek Ji pergi dan semuanya telah selesai, “Aih, ke mana dia? Uh, suka ngilang seenaknya begitu deh,” gerutunya, tentang Ji Hyunjung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

“Adik Hyunjung sekarang sudah tua, bukan?” sebut Kepala Choi, setelah berpikir keras. Dia dan Sarjana Kim sedang mengobrol ringan di lobi utama.

HOTEL DEL LUNACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang