Seoul National University, semua mahasiswa dan mahasiswi menuju kantin tempat mereka makan atau sekedar nongkrong.
Sekarang Jang Wonyoung sudah duduk bersama Haruto dan kawan kawannya juga ada Miru disebelah Wonyoung yang sedang fokus makan soup.
"Wony, kemarin kamu pulang lewat mana dek? Kok kakak gak liat kamu? Biasanya kakak pulang liat kamu, kamu pulang telat?" tanya Haruto basa basi yang sangat basi.
"Kemarin Wony pulang lewat utara kak, soalnya pacar Wony jemput lewat sana, gadapet parkir di depan" jawab Wonyoung sambil lanjut makan saladnya.
"Hmmm, Wony mau gabung gak sama kita nanti? Kita mau makan makan soalnya...kemarin kakak dapet nilai bagus presentasi, jadi rencananya mau makan makan. Sama kak Miru juga kok" kata Haruto membuat Wonyoung berfikir.
"Boleh kak, tapi Wony ijin pacar Wony dulu ya" kata Wonyoung tersenyum lalu lanjut makan.
"Cihh sok ijin ijinan lagi sama si lempeng" kata Haruto membatin.
"Cihh" suara Miru mendecih terdengar membuat Wonyoung menatap Miru.
"Kenapa kak?" tanya Wonyoung pada Miru.
"Gapapa, cuma supnya kurang aja rasanya. Enakan yang di stand ujung" kata Miru tersenyum lalu lanjut makan.
Suasana makan siang di Sumsang Group lumayan baik, cecurut makan siang bareng di restaurant Yuri.
Bukan hanya cecurut, tapi ada Minju, Hitomi juga Yireon yang makan bersama mereka disana, kecuali dede Wony dan Sakura yang jadi guru di SMA lama Wony.
"Iya aku makan sekarang, kamu makan ya!" kata Chaeyeon pada seseorang di layar ponselnya.
"Yaudah, titip salam sama yang lain! Bye bye Jjaeyeon!" kata seorang wanita dari seberang layar.
"Byebye Saku-chan!" kata Chaeyeon melambaikan tangannya lalu mematikan ponselnya.
"Makan tuh makanannya! Kasian istri gue capek capek masak!" kata bebek sewot.
"Iya iya, bacot lo ah bek" kata Chaeyeon memakan galbi yang dibuat Yuri.
"Yuri, Minju, Hitomi... gue mau minta maaf sama kalian. Kalian khawatir sama gue sampe Yuri sama Hitomi yang hamil harus capek capek nyari sama khawatirin gue" kata Hyewon menunduk merasa bersalah.
"Gapapa oppa, lain kali oppa kalau ada masalah harus cerita! Yang lain juga soalnya kita keluarga, pasti sedih dong kalau keluarga kita tiba tiba ilang begitu" kata Hitomi tersenyum sambil makan bubur buatan Yuri.
"Oiya gess, gue mau ngasih ini buat kalian!" kata Chaeyeon mengambil tas kerjanya dan mengeluarkan 5 buah undangan dari tasnya.
"Maaf ya Jin, lo ngelamar duluan gue nikah duluan sama Sakura hahaha" kata Chaeyeon membagikan undangan itu.
"Wihh adat Jepang?" tanya Minju sambil membuka undangan itu yang ia lihat bersama Yujin.
"Enggak, pemberkatan adat barat. Cuma resepsi pake tema Japanese jadi lo pada pake kimono ya dresscodenya" kata Chaeyeon lanjut makan.
"Siapp bro! Gue sama dede Wony pasti dateng!" kata Hyewon tersenyum menatap undangan itu.
"Oh iya Ssamu, gue gabakal resign dari kantor lo soalnya studio bakal dipegang sama Chaeryeong" kata Chaeyeon pada Chaewon.
"Serius?! Gitu dong bro! Gak lengkap nih kantor kalau lo pake resign resign segala!" kata Chaewon pada Chaeyeon.
Namun hal itu membuat seorang wanita terdiam sedih mendengarnya.
"Ssamu oppa, berarti.. Yireon gak dipake lagi?" tanya Yireon pada Chaewon membuat laki laki itu terkekeh.
"Iya dong, kan kamu cuma pengganti" jawab Chaewon membuat Yireon menunduk sedih sambil lanjut makan.
