Non Children area!
🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞
Please read it with care!
Special Thanks untuk Jin SeoYeong (진서영) yang sudah membantu dalam pembuatan part!
....
Jam menunjukan pukul 19:44 dan keduanya kembali ke kamar hotel setelah membeli dua mangkuk udon untuk makan malam mereka juga beberapa kaleng beer untuk Aisha dan susu pisang kesukaan Yireon.
Yireon langsung bergerak dan menyiapkan ramen yang mereka beli itu, beruntung wadahnya styrofome dan ada sumpit bambunya jadi Yireon tidak harus meminjam mangkuk atau sumpit pada pihak hotel lagi.
"Oppa! Udonnya sudah siap!" kata Yireon menuju balkon mencari suaminya yang ternyata sedang sibuk mengatur kursi mendekat ke pembatas balkon.
"Oppa ngapain?" tanya Yireon memeluk suaminya dari belakang.
"Ini untuk menjemur pakaian. Oppa harus jemur celana dalam agar kering besok hari" jawab Aisha pada Yireon.
"Kan Yireon udah bawain banyak! Nanti laundry aja di Korea, ngapain di jemur?"
"Tapi...oppa sudah bawa detergen untuk mencuci. Oppa kira kita akan cuci baju di sini..." jawab Aisha dengan ekspresi datarnya membuat Yireon malah terkekeh.
"Gausah hahaha, biar Yireon yang cuciin di Korea! Sekarang kita makan, udonnya udah Yireon siapin!" kata Yireon menarik Aisha duduk makan malam.
"Tapi apa kita tidak akan mencuci? Oppa bawa banyak detergen dan pelembut.." kata Aisha duduk di kursi sebelah Yireon membuat Yireon terkekeh gemas.
"Biar Yireon yang pake cuci di Korea detergennya, kita makan sekarang"
Keduanya makan dengan senyuman yang tidak henti hentinya ditampakan diwajah mereka beserta obrolan obrolan hangat yang menjadi pelengkap makan malam mereka.
Selesai makan malam, mereka membuang mangkuk dan meminum minuman mereka sambil terdiam mencerna.
"Yireon mau mandi, oppa mandi juga abis itu" kata Yireon beranjak membuang kotak susu yang sudah kosong.
"Oppa mau pemanasan" kata Aisha ikut beranjak lalu menghabiskan beernya dan membuang kaleng ke tong sampah.
Yireon bergerak mengambil bajunya di koper dan langsung masuk kedalam kamar mandi, menutup kamar mandi itu segera.
Aisha berjalan kearah koper sambil melepas kemejanya menunjukan tubuh atletisnya dan dengan segera ia mengambil kresek hitam dalam koper itu.
Aisha terdiam berfikir lalu menganggukan kepalanya berjalan kearah meja hotel memasukan isi kresek itu kedalam microwave untuk dipanaskan.
Di hotel itu tersedia alat pembuat air panas, gelas juga berbagai minuman seperti kopi dan juga teh beserta gula dan garam dan air minum botol, untuk tambahan juga di sediakan microwave dan juga kulkas penyimpanan.
Hanya butuh 1 menit, Aisha mengeluarkan paperbag itu dari microwave dan membuka makanan yang berisi belut yang dikukus.
Dengan segera Aisha memakan belut itu dan membuang paperbag bungkus belut.
Setelah makan, ia dengan cepat mengambil air minum botol dan berjalan kesebelah kasurnya meniarapkan tubuhnya.
Daily routinenya kembali dilakukan, 500 repetisi push up, sit ups, pull ups dan squat dilakukannya.
Aisha merasakan tambahan tenaga lebih, mungkin efek dari belut itu membuat tubuhnya cepat panas dan dengan segera ia tambah porsi "pemanasannya" dengan handstand push up.
