"Jangan pernah nyetel itu lagu kalo ada gue." Begitu pesan Leo kepada teman-temannya yang memang mengetahui bahwa dia mempunyai kelebihan sebagai anak indigo.
"Gue males liat tampang mereka." Lanjut Leo lagi sembari berjalan ke luar kelas. Berniat ingin ke kamar mandi.
Hongbin dan Ravi saling berpandangan hingga sebuah seringaian tersungging di wajah mereka.
Sementara N dan Hyuk yang mengetahui maksud dari seringaian itu hanya menggeleng gelengkan kepala mereka.
Tak lama untuk Leo kembali ke kelas. Karena meskipun ini jam kosong, ada guru piket yang selalu mengawasi mereka semua.
Leo kembali ke tempat duduknya.
Hawa di sekitarnya mendadak aneh. Jadi lebih dingin dari biasanya. Tercium pula bau danur yang biasanya hanya ia cium ketika ia melihat ada makhluk astral di dekatnya.
"Shit!"
Leo langsung menoleh ke belakang. Hongbin dan Ravi tertawa kecil menyadari bahwa Leo sudah tahu kalau mereka berdua memutar lagu pemanggil arwah yang sudah dilarang oleh Leo sebelumnya.
"Lo berdua-"
"Selow elah! Nggak ada apa apa juga kan?"
"Iya bener, nggak terjadi hal hal aneh kayak yang lo bilang ta-"
BRAK!!!
Seisi kelas 12 IPA 2 langsung menoleh dengan kompak ke arah pintu yang terbanting begitu saja. Semuanya terdiam dengan kerutan tercipta di kening mereka.
Sementara Leo yang bisa melihat makhluk selain jenisnya hanya bisa menelan salivanya ketika sosok wanita dengan raut wajah hancur dan menyeramkan mulai masuk ke dalam kelas mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
janggal; k-idols ✅
Fiksi Penggemar[BOOK FOUR] another book of horror stories [mostly based on true story] started: 29 Juli 2018 finished: 19 April 2019
