064

205K 9.4K 1.1K
                                    

Play the mulmed👆: Break My Heart Again - Finneas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Play the mulmed👆: Break My Heart Again - Finneas

⬇⬇⬇

Aku mengabaikan suara Thunder yang sedari tadi mengajaku berbicara di atas motor. Pikiranku terlalu fokus pada debaran jantungku yang terus berpacu cepat sepanjang perjalanan menuju rumah aunty Maria karena memikirkan pesan dari Steven.

Aku sadar Leo tidak menyukaiku, dia menyakitiku terakhir kali dengan kata-kata kasarnya, tapi entah mengapa membayangkan Leo dan Thunder berhadapan secara langsung di depanku membuatku takut. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika kedua pria itu bertemu. Astaga, seharusnya aku tidak mengikuti perkataan Thunder untuk bertemu dengannya malam ini, seharusnya aku diam saja di rumah.

Tidak lama lagi rumah aunty Maria sampai. Aku mengepal tangan kuat seraya mengatur pernapasanku. Tenang, Leo bukan masalah besar. Aku bisa menangani pria itu.

Ketika Thunder memarkirkan motornya di depan rumah aunty Maria, saat itulah aku melihat Leo bersedekap di samping motornya tak jauh di depan kami. Dengan pencahayaan lampu jalan, aku bisa melihat wajah berangnya menatap tajam, ia terlihat kesal. Apa lagi yang yang membuatnya marah kali ini?

Thunder bersuara pertama kali seraya membuka helm, "Wow, lihat, siapa yang datang." Sindirnya menatap ke arah Leo. Sial, semoga dia tidak menambah bara pada api yang menyala.

Mata Leo menatap tajam, tangannya mengepal kuat dengan gigi yang merapat keras, raut wajahnya memancarkan ekspresi singa yang siap mencengkram mangsangnya. Aku menahan napas begitu Leo melangkah lebar mendekati kami.

Tanpa ancang-ancang tanganya terangkat melayangkan pukulan ke arah Thunder hingga wajah pria itu terhempas ke samping.

"LEO!!!" Aku berteriak keras dengan mata yang membelalak lebar, tanganku tanpa sadar mendorong tubuhnya menjauh. "Apa yang kau lakukan?!"

Napasnya memburu naik turun tidak menentu, "Seharusnya aku yang bertanya padamu sialan! Apa yang kau lakukan dengan pria brengsek ini? Apakah kau hanya tertarik pada bajingan atau semacamnya?"

"Tutup mulutmu!" Aku menunjuk wajahnya berang. Emosiku mulai tersulut mendengar kalimat ketusnya. "Siapa kau menghakimiku?"

"Are you fucking idiot or bitch?" Dia menyentakku dengan tajam. "Dia bukan pria yang bisa kau ajak bergaul! Kau tidak mengenalnya dan kau tidak tau seberapa bahayanya pria ini!" Ia menunjuk wajah Thunder.

Bugh!

Aku tersentak saat Thunder melayangkan tangan membalas pukulan Leo. "Shut your fucking mouth, asshole!"

Sebelum Leo kembali balas memukul, aku langsung berdiri di tengah-tengah ke dua pria itu, menahan tubuh mereka untuk tidak saling menyakiti.

Thunder meludah di tanah sebelum berkata, "Kau berada di tempat yang salah untuk memulai perkelahian. Kau cari mati dengan datang ke sini sendiri.

SWITCHOVER (Book I)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang