101. Tidak?

1.1K 56 13
                                        

Ini tidak mungkin, kan? Anak-anaknya tidak mungkin tiada begitu saja, bukan!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ini tidak mungkin, kan? Anak-anaknya tidak mungkin tiada begitu saja, bukan!

Alexa menangis dengan kerasnya, ini benar-benar tidak mungkin."Anakku masih hidup! Anakku tidak mungkin mati! Vion ... Vian ... jangan tinggalkan, mommy ... jangan tinggalkan mommy!"

"Vion! Vian!"

"Mommy! Mommy! Mommy!"

Alexa terkesiap, dia menatap Alvion dengan terkejut."Vion! K-au kasih hidup? Vion! Kau masih hidup sayang!" Alexa memeluk Alvion dengan eratnya, ia mencium seluruh wajah anaknya itu.

"Mommy kenapa? Kenapa mommy teriak-teriak?"

"Vian dimana? Dimana Vian! Dia tidak pergi juga kan?"

"Mommy tenang dulu, mommy jangan panik. Vian masih ada di dalam, dia lagi di operasi. Mommy lupa? Mommy tadi ketiduran, kita nggak mau bangunin mommy. Tapi setelah mommy tidur mommy lah teriak-teriak nggak jelas."

"Minum dulu, kau pasti bermimpi buruk."Reon memberikan air mineral miliknya pada Alexa."Tenangkan dirimu dulu."

Dengan tangan yang mengigil, Alexa menatap semua orang yang menatapnya dengan khawatir."Ini mimpi? Tadi itu cuma mimpi? Vian dimana? Vian!"

"Tenanglah, mommy lupa jika Vian mendapatkan donor jantung tadi pagi, jadi saat ini Vian tengah di operasi. Kata suster operasi Vian akan selesai dalam setengah jam lagi. Jangan khawatir."Xander memeluk wanita yang dia cintai itu."Pasti mommy terlalu lelah hingga dia bermimpi buruk seperti itu."

Wajar karena Alexa lelah, beberapa minggu ini mereka mencari jantung yang cocok untuk Alvian, jadi melihat Alexa yang berhasil tidur, tak tega rasanya membangunkan wanita yang lelah itu.

Alexa menguap air matanya. Ia memeluk dan mengusap pipi anaknya lagi,"Benar, ini Vionku. Terima kasih, Tuhan."

Mimpi yang tak pernah Alexa harapkan, bersyukur jika itu hanya sekedar bunga tidur belaka."Terima kasih karena tidak mengambil anakku."

Alvion tak menolak saat Alexa masih menciumnya saat ini."Mommy mimpi apandah sampe nangis gini, teriak-teriak nama gua sama Vian lagi. Untung aja udah bangun, gua takut terjadi sesuatu sama mommy."

"Tidak apa-apa, itu hanya mimpi. Jangan dipikirkan. Vion dan Vian tidak apa-apa sekarang. Bahkan mereka sangat baik. Semoga saja operasi Vian juga lancar."Axian juga memenangkan Alexa saat ini."Duduklah dulu, kau masih terguncang."

Tampak wajah Alexa sangat pucat pasi detik ini.

Alexa memijit kepalanya, mungkin dia terlalu memikirkan hal yang tidak-tidak hingga bisa memimpikan kejadian yang buruk itu."Semoga saja hanya sekedar mimpi, tidak ada pertanda lain yang bisa menjauhkan aku pada anakku. Aku tak sanggup jika harus berpisah dari mereka. Mereka adalah jiwaku. Aku tidak sanggup jika Vion dan Vian meninggalkan aku begitu saja. Terima kasih ..."

Hatinya terasa tenang saat mengigat itu hanya mimpi saja.

"Emangnya mommy mimpi apa sampe teriak-teriak kayak gitu?"tanya Alvion, penasaran juga apa yang di mimpikan oleh Alexa.

"Aku bermimpi jika kau mendonorkan jantungmu untuk Vian, dan bahkan Vian tidak selamat juga."

Alvion terdiam, dia memang sempat melakukan itu tapi bukankah kemarin dia ketahuan oleh Xander."Gua udah janji sama bang Xander nggak akan lakuin hal konyol kayak gitu, lagian Vian sekarang udah dapet donor jantung. Jadi dia pasti akan sehat lagi. Dan setelah selesai operasi nanti pasti Vian nggak akan ngerasain sakit lagi."

"Mommy,"Alvion mengecup pipi Alexa."Mommy jangan khawatir. Vion akan selalu ada di samping mommy kok, kita nggak akan ninggalin mommy. Mommy tenang aja ya. Itu kan cuma mimpi, jadi mommy jangan khawatirin hal yang belum terjadi. Buktinya Vion ada di sini, dan Vian ada di dalam sana. Bentar lagi Vian juga akan keluar, kami akan sehat-sehat aja dan nggak akan ninggalin mommy."

Alexa mengangguk,"Mommy tahu, Vian dan Vion tidak akan meninggalkan mommy begitu saja. Jangan tinggalkan mommy, dan jangan lakukan hal yang bisa membuat kalian jauh dari mommy."

"Iya, mommy. Vion udah sadar apa yang Vion lakuin kemarin itu salah, dan Vion nggak akan seceroboh itu kayak Vian."

Mungkin, jika itu adalah Alvian dia akan melakukan apa yang disebutkan oleh Alexa. Lihat saja waktu dia berlari di tengah malam, kehujanan bahkan hingga demam hanya untuk meminta maaf pada Deon.  Sungguh anak itu terlalu polos.

"Udah, mommy jangan nangis lagi. Vion nggak suka liat mommy nangis."

Rasanya ada yang mengganjal di hatinojika melihat Alexa yang menangis seperti itu.

Alexa menggelap air matanya lagi, mencoba lebih tenang."Untuk apa aku takut, itu hanyalah mimpi. Jadi aku tidak perlu takut mengenai hal yang tidak-tidak, jangan nangis seperti ini Alexa, aku harus berdoa agar operasi Vian yang berada di dalam sana lancar dan tidak ada kendala sedikitpun."

Semoga saja, jika perkataan suster itu benar jika sebentar lagi operasi Alvian akan selesai maka pasti lampu di operasi itu akan mati.

Benar saja, lampu di atas pintu ruangan operasi itu tiba-tiba padam dan pintu di bukakan oleh dokter.

"Dokter! Gimana sama kondisinya, Vian?"

"Dokter, Vian bagaimana?"

"Anakku? Bagaimana kondisinya!"

Pertanyaan itu di tanyakan oleh mereka semua.

"Tenang, pasien dalam keadaan baik-baik saja dan operasinya berjalan lancar. Tapi kami akan memantau pasien selama dua puluh empat jam kedepan. Barulah pasien di pindahkan keruangan lain."

Helaan nafas bersamaan terdengar dari bibir semua orang. Itu artinya Alvian selamat dan dia tidak akan merasakan sakit saat ini.

Mereka bisa melihat Alvian di pindahkan saat ini, tapi sayang sekali jika mereka tidak bisa melihat Alvian nantinya.

Tapi tak apa, selama Alvian bisa sembuh maka tak bertemu sehari pun mereka akan lakukan. Ini semua agar Alvian dapat sehat kembali seperti semula.

Mereka juga ikut, tapi hanya melihat Alvian dari kaca pembatas. Melihat Alvian di pasangkan beberapa alat medis membuat mereka meringis.

"Vian, semoga elo cepat sehat. Nanti siapa yang ngehibur gua kalo gua lagi sedih, gua akan tunggu di sini sampe elo sadar." Alvion akan berdoa, semoga saja adiknya itu cepat sadar dan tidak akan ada masalah lagi pada tubuhnya.


Vote →Comment →Follow


Vote →Comment →Follow

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Alvion & AlvianCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang