EPISODE 48 - MANIAC GUNS

1.5K 47 6
                                    

Ruby baru saja pulang ke rumah, sungguh tak bisa dipercaya kalau ia benar-benar melakukan hal yang terbilang abstrak. Apa? Ya melakukan seks bersama Cyclop!

"Kenapa aku mau melakukannya?" tanya Ruby kepada diri sendiri, berbaring di kasur sambil menengadah ke jendela.

Apapun alasannya, Ruby sudah ternodai oleh hal bejat yang dilakukan Cyclop. Bukannya ia tak suka, seperti yang disebutkan tadi kalau apa yang dirasakannya sangat abstrak—Ruby merasa bingung sekaligus gembira.

Tok. Tok.
"Ruby, kamu di dalam?" dari balik pintu kamar, suara ketukan yang dibarengi panggilan terdengar.

"..Huh?" Ruby setengah kaget ketika mendengar suara itu, suara yang tidak akan pernah ia lupakan seumur hidup. "Suara itu.. Bang Zilong!?"

Betul,
Kini Zilong sedang berada di rumah, rumah yang ia tinggali sebelum menikah dengan Freya. Yah, tidak ada alasan khusus—Menjalin silaturahmi itu sudah menjadi kewajiban baginya. Setidaknya 3 bulan sekali. Well, itu bagi Zilong.

Sempat berpikir bahwa sang adik telah tertidur, tapi belum ada 5 detik saat Zilong hendak pergi—pintu pun langsung terbuka dengan sosok Ruby yang memeluknya secara cepat. "Abang!" ia menyebut nama sang kakak.

"Ah, ternyata kamu sudah tumbuh dewasa, ya." Zilong membalas dengan satu elusan di kepalanya.

Rasa hangat serta aroma tubuhnya membuat Ruby tidak ingin melepaskan pelukan ini. Ia memeluknya dengan sangaaat erat.

________________________________
.

.
MOBILE LEGEND FANFICTION [S2]
"Maniac Guns"
.

.

©Wibukun________________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

©Wibukun
________________________________

"Aku sampai tidak tahu kalau Bang Zilong bakal kesini. Salahku juga sih karena pulang terlambat." kata Ruby seraya melepas pelukan.

"Hm, sebenarnya abang tidak memberitahu ibu ataupun Fanny. Jadi.. mereka tidak tahu kalau abang akan datang."

(Hee, begitukah?) itu kata-kata yang sempat terlintas dipikiran Ruby. Dan benar saja, terhitung isi kepala Ruby masih dipenuhi oleh kejadian sebelumnya yaitu seks—ia jadi tidak sadar kalau sekarang sudah pukul 10 malam. Otomatis ya Rafaela dan Yi Sun Shin pastinya sudah terlelap.

"Hey, aku tidak menyangka kamu bisa tumbuh secantik ini. Padahal dulu kamu masih bocah ingusan." ujar Zilong sembari tersenyum kecil.

[S2] ⚫ MOBILE LEGEND - FANFICTIONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang