Lagi lagi mereka, si anak ipa
Yang dipandang lebih cerdas
Yang dipandang lebih waras
Yang dipandang lebih berpengetahuan luas
Selalu sibuk bandingkan mana yang terbaik
Selalu sibuk bandingkan mana akhlak yang paling baik
Selalu sibuk bandingkan nilai akademik
maupun non akademik
Mereka bilang "masa kalah sama anak pengetahuan alam"
"Jangan jadi masa depan yang suram"
Duhai ibu bapak guru
Kami semua ini sama
Kami ini sama sama siswa
Yang ingin mendapat perhatian
Bukan mengemis minta kasian
Kami pun berpengetahuan
Kami pun bisa jadi tangan kanan
Duhai ibu bapak guru
Tolong jangan lagi bandingkan kami
Tolong jangan lagi anak tirikan kami
Tolong jangan lagi pandang kami sebelah mata
Memang kami berbeda jurusan
Memang kami berbeda pengetahuan
Memang kami berbeda pelajaran
Namun kami dididik di satu sekolah yang sama!
Kami dibesarkan di satu sekolah yang sama!
Kami pun sama sama berpotensi layaknya mereka!
Seburuk itukah kami?
Sebobrok itukah kami?
Sebodoh itukah kami?
Seremeh itukah kami?
Sejatinya guru itu mendidik,
Bukan menghardik
Sejatinya guru itu memotivasi,
Bukan menjustifikasi
Kami selalu dapat kritik
Karna satu anak kurang baik
Rusak susu sebelanga karna nila setitik
Duhai,
Lelahnya kami di labeling
Anak ips yang dianggap agak miring
Karna tingkahnya lumayan sinting
Bikin guru pada ilang feeling
--anak ips
23 desember 2016
tengah malam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Liar
PoetryHanya sekumpulan sajak yang dapat mewakili semua isi hatiku yang tak dapat aku ungkapkan~ happy reading yaa :) rfrns: sajakliars@gmail.com
