KAU YANG PAMIT, AKU YANG PERGI

574 5 0
                                        

ketika itu kau pamit
namun akhirnya aku yang pergi
karena intinya bukan siapa
yang harus meninggalkan atau ditinggalkan
namun kita memang harus berpisah
sebelum dipisahkan

ketika itu kau begitu yakin
bahwa berpisah tak akan lebih sakit
daripada dipisahkan
dan hingga detik ini
aku tak tahu
lebih sakit mana
meninggalkan atau ditinggalkan

aku yang pergi
dan kau bilang tak usah pamit
tak usah repot-repot merangkai kata jadi puisi
dan tak perlu berjanji suatu saat akan kembali
kau hanya minta
sebisa mungkin kepergianku sehening maling
tak ketahuan dan membawa segala sesuatu yang berharga
segala sesuatu yang berpotensi rindu

aku lakukan sesempurna mungkin yang kau mau
aku membawa segala kenangan kita
tak menyisakan satu pun untukmu
dan kemana aku pergi kau tak akan tahu

ketika itu kau pamit
namun akhirnya aku yang pergi
karena intinya bukan siapa
yang harus meninggalkan atau ditinggalkan
namun kita memang harus berpisah
sebelum segala sesuatu abadi sebagai kisah

Bekasi, 17 Maret 2017
Norman Adi Satria

Sajak LiarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang