Random Past (3) - Alter

233 34 0
                                        

Past 3 - Dazai
“Do you think we can make peace?”

•••♡ °°°

"Pergilah!" Kata-katanya bergema di tengah gelapnya malam.

Anak itu meneriaki seorang pria muda yang perlahan mendekat. Gema langkah si pendatang mengusiknya begitu banyak. Wajah serius yang menatap iba membuatnya begitu muak. Ia bukan orang yang seharusnya dikasihani!

"Kenapa kau kembali ke sini?! Pergilah! Di sini bukan lagi tempatmu." Remaja kurus itu terus saja menggertak, mendesis, bahkan mengarahkan moncong pistol hingga langkah pria muda di depannya terhenti.

Senyum terukir pada wajah berbingkai surai gelap. Mengejeknya yang begitu lemah. "Kau pikir aku takut pada ancaman semacam itu? Memangnya sudah berapa kali mereka mengancamku dengan senapan?"

Sosok menyedihkan dalam balutan warna hitam tertawa dengan nada yang menyakitkan. "Ah, kau benar. Hidupku sudah berdampingan dengan kematian sejak awal."

"Jadi--" Si pria muda berjongkok, mantel sewarna pasir pantai terlihat di balik cahaya yang ia punggungi. "Sudahkah kita berdamai?"

"Tidak. Kau tidak bisa tinggal dalam kegelapan lagi. Tempatmu di sana, bersama orang-orang. Seperti yang Odasaku inginkan ...." Dia tertunduk dengan duka mendalam yang begitu mencekik. Suara yang terdengar menyakitkan berhasil mencabik sesuatu yang mereka sebut hati nurani.

Tanpa sadar ekspresi yang sama mendistorsi wajah lawan bicaranya.

"Kau benar. Odasaku menyuruh kita meninggalkan kegelapan."

"Namun, tidak bisa ...."

"Jadi ...." Si pria muda mengembangkan senyum tipis yang terlihat lembut, menyiratkan banyak maksud. "Haruskah kita berdamai sekarang, diriku yang dulu?"

Remaja yang setengah wajahnya tertutup perban akhirnya mengangkat kepala, ekspresi datar yang tanpa emosi menatap potret dirinya dalam versi dewasa. Senyum sinis tersungging mendapati kilat jenaka pada dua manik cokelat kemerahan yang persis seperti miliknya.

"Pergilah. Kau tampak lebih bahagia dengan kehidupan itu. Pergilah dan lupakan aku, Dazai Osamu." 

[]

BSD (Bungou Sengklek Dogs)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang