Kembali

154 28 0
                                        

Pekikan camar laut seolah menyatu dengan debur ombak. Seorang pria muda menghampiri sebuah nisan yang terdiam di pinggir tebing. Pemakaman bagi mereka yang terlupakan, pria itu menurunkan topi hitamnya, memeganginya di depan dada. Dia tidak akan menduduki nisan tanpa nama itu seperti pertama kali.

"Aku datang lagi," ujarnya dengan suara yang nyaris tak bisa mengalahkan ombak.

Seseorang yang terbaring di sana bukanlah keluarga pria muda itu, bukan juga kenalan dekatnya---hanya seseorang yang kebetulan lewat di momen berharga dari kehidupan seorang Nakahara Chuuya.

Si pemilik surai senja berjongkok sambil membersihkan lumut yang meranggas batu dingin itu. Kemudian dia duduk, bersandar pada tepi samping nisan tanpa nama milik seorang yang pernah memberinya kata-kata indah.

"Kau tahu apa? Ini hari yang paling menyebalkan. Bocah sialan itu---aku tidak bisa menyebutnya bocah lagi sekarang---kembali hanya untuk mencari informasi. Tentu saja aku menghajarnya! Lain kali pasti akan kubunuh! Sialan, bahkan setelah menyelesaikan konflik di barat, aku tidak mendapat apa pun dari melawan orang itu!" Chuuya berdecih dan meremas tangannya. Masih terbayang perasaan malu saat 'bocah menyebalkan itu' menertawakannya habis-habisan di ruang bawah tanah.

Hening menyahuti ucapannya, meskipun camar laut dan debur ombak masih ribut di bawah sana. Chuuya memejamkan mata sejenak, menikmati aroma asin yang ditawarkan oleh samudra.

"Yah, walau mengetahui cerita ini pun, kau pasti tidak akan tertarik. Aku harus kembali." Chuuya bangkit dan membersihkan pakaiannya dari debu, memakai kembali topi hitamnya. "Aku akan mampir lebih lama lain kali."

Setelah mengucapkan janji itu, dia menuruni anak tangga yang retak di sana sini, terhenti pada sebuah titik dan memandang tepian tebing yang seolah-olah longsor. Gambaran peristiwa itu kembali dan membuat sang mafia menghela napas. Lantas, dia kembali berjalan dalam diam, tak lagi menoleh ke belakang sementara suara langkahnya bergema ringan di selasar hutan yang sepi.

[]

BSD (Bungou Sengklek Dogs)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang