"M-m-mayatnya tercabik-cabik, Atsushi-kun! Menyeramkan ... aku takut dia akan bangkit dan menghantui kita." Dazai gemetar di balik punggung Kunikida. Matanya seperti ikan mati.
Atsushi melihatnya sambil mengerutkan kening. Pemandangan yang biasa: Kunikida menggertak Dazai, mereka bertengkar, lalu tugas terselesaikan. Namun, ada satu hal yang akhir-akhir ini mengganggu pikiran anak muda itu.
Dia tahu dulunya Dazai adalah anggota mafia, dengar-dengar pangkatnya cukup tinggi. Dia juga mentor dari orang yang menyeramkan---seperti monster liar---itu.
Pekerjaan mafia adalah membunuh orang dan melakukan hal-hal jahat, kan?
Kadang Atsushi penasaran dengan bagaimana Dazai bertingkah di masa lalunya. Akutagawa selalu mengatakan 'Dazai-san, Dazai-san' seolah orang inilah yang terhebat. Atsushi tentu saja setuju. Namun ....
"Apa Dazai-san juga bertingkah seperti ini di masa lalu?" Pemuda itu bergumam tanpa sadar.
"Hm? Apa yang kamu katakan tadi?"
Ah ....
Pertanyaan kecil yang tidak sengaja terucap itu membuat Atsushi sadar, tengah berada di mana dirinya sekarang. Dia tersenyum malu-malu pada orang di sampingnya. Itu adalah Dazai Osamu, versi kecil dari dirinya yang Atsushi kenal.
"Ah, bukan apa-apa. Maaf."
Dazai tidak banyak bertanya pun bicara. Dia mengangguk, lalu sibuk membuka bungkus es krim yang dibelinya beberapa saat lalu.
Diam-diam Atsushi memperhatikan pemuda di sampingnya. Sekilas, dia tampak seperti pemuda lain pada umumnya: ceria, banyak bicara, Dazai bahkan membelikannya es krim. Namun, pakaian dan perban di matanya itu ....
"Ano ... maaf sebelumnya, tapi apakah matamu sakit?"
Dazai yang Atsushi kenal tidak mengenakan benda itu di kepalanya. Matanya juga baik-baik saja.
Dazai remaja itu berpaling dan menatapnya, tersenyum kecil.
Atsushi diam. Dazai, sudah jelas orang ini adalah seniornya di Agensi. Namun, Atsushi melihat sesuatu yang berbeda, sesuatu yang tidak bisa dia jelaskan.
Dazai yang Atsushi benar-benar berbeda dari 'Dazai' ini.
"Aku senang kau bertanya, Orang Asing!" Tiba-tiba saja, Atsushi merasakan ledakan semangat dari sosok di sampingnya itu. Senyum kekanakan muncul di wajah Dazai. "Perban ini adalah segel yang mencegah kekuatan sejatiku bocor dan menghancurkan dunia!"
"B-begitu, ya?" Atsushi tertawa canggung.
Tidak salah lagi. Orang ini memang Dazai Osamu, hanya saja dari masa lalu.
Ah, mungkin lebih tepat jika dikatakan, bahwa Atsushi-lah yang terlempar ke masa lalu itu.
______________ 🥀
****
****
Hai, ada yang kangen?
KAMU SEDANG MEMBACA
BSD (Bungou Sengklek Dogs)
ФанфикшнOneshots Berisi cerita angst; misteri; comedy; romance; chara x OC, random ship---pokoknya tergantung mood author-nya yang agak absurd. Masing-masing chapter berdiri sendiri. ______________ Bungou Stray Dogs © Asagiri Kafka & Harukawa_35
