---- [🍁] ----
Dia terus saja menatap kanvas pucat yang sebentar lagi menjatuhkan tetes bening dari awan. Satu iris cokelat seolah enggan melepaskan pemandangan yang akan segera menghilang dan tergantikan kegelapan.
Ombak yang menabrak karang menciptakan irama lembut saat angin beraroma asin berembus dari arah laut. Jubah hitamnya terbang, menjauhi lautan saat tubuh kurus itu jatuh, terjun bebas dari jurang yang akan membawanya pada pelukan maut.
Seharusnya begitu. Namun, seolah tidak cukup, air yang memenuhi paru-paru belum juga membuat kematian bersedia untuk mengulurkan tangan dan merenggut jiwanya. Padahal ia yakin telah memasukkan banyak obat tidur ke dalam mulut, menelannya, berharap matanya tertutup untuk selamanya.
"Sayang sekali, bukan? Aku berharap orang sepertimu segera mati di suatu tempat!"
"Terus kenapa Chuuya menyelamatkanku?" Ia bertanya dengan wajah datar, jejak kebencian terpancar dari dua sorot yang saling memicing.
"Perintah Bos."
"CIH!"
---- [🍁] ----
KAMU SEDANG MEMBACA
BSD (Bungou Sengklek Dogs)
FanfictionOneshots Berisi cerita angst; misteri; comedy; romance; chara x OC, random ship---pokoknya tergantung mood author-nya yang agak absurd. Masing-masing chapter berdiri sendiri. ______________ Bungou Stray Dogs © Asagiri Kafka & Harukawa_35
