Suasana pagi cukup mendung, namun tidak membuat seorang Aca bermalas-malasan di dalam selimut untuk hanyut dalam lelapnya tidur, Gadis itu sudah terbiasa bangun di jam setengah lima subuh walaupun keadannya yang masih halangan.
Sama seperti kemarin, Aca kembali membangunkan Dipta walaupun masih sesusah sebelumnya. Tapi Aca tetap pada usahanya dan kembali pada kemenangannya.
Sudah sekitar empat puluh menit, Aca disibukkan mengolah bahan makanan untuk sarapannya dengan sang suami. Menjadi gadis yang jarang terjun langsung ke dapur membuatnya cukup kewalahan, bermodalkan handphone, dan aplikasi youtube, Aca mengkuti arahan dari apa yang dia tonton.
Sarapan tersaji, dua piring sudah berisi makanan yang baru saja Aca masak. Sebuah senyum tercipta hanya dengan melihat masakan pertamanya selama hidup dan dia tak menyangka masakan pertamanya berhasil setelah dia berstatus sebagai seorang istri.
Baru saja Aca menghidangkannya di meja makan, bersamaan dengan itu Dipta datang dengan wajahnya yang terlihat masih mengantuk juga kekesalan yang tak bisa dia sembunyikan.
Apalagi kalau bukan karena Aca yang memaksanya untuk bangun melaksanakan shalat subuh.
"Masak apa lo?"
Aca menjeda kegiatannya lalu menolah pada sang pemilik suara "Nasi goreng, ayo kita makan"
Gadis itu dengan semangat menarik kursi agar Dipta bisa duduk, lalu dirinya sendiri duduk tepat disamping pria itu
"Nasi goreng?" Nampak wajah keheranan di wajah Dipta, sebab di hadapannya kini nampak bukan seperti nasi goreng.
Melainkan.... Nasi yang ditupahi kuah hitam dari tinta cumi atau nasi bakar yang hitam karena menghangus.
Nasi tak berwana putih lagi, bukan pulah berwarna kecolkatan, tapi warnannya berubah menjadi hitam pekat entah telah dicampurkan apa oleh Aca.
"Lo mau racunin gue?"
"Kok racunin sih? Udah di bilang Aca nggak mau jadi Janda muda"
Dipta melipat kedua tangannya di depan dada, tak berniat ataupun tertarik sama sekali memakan ataupun sekedar mencicipi makanan yang sudah di sajikan oleh istrinya itu.
"Lo lihat? bentuk masakan lo nggak terlihat sebuah makanan yang bisa dinikmati" ujar Dipta.
Tatapan Aca beralih pada hasil makanannya, tidak ada masalah menurutnya, dia juga percaya diri dengan rasanya sebab sudah mengikuti semua saran dari tutorial di youtube.
"Bagus ko, Dipta cobain deh"
"Emang lo udah coba?"
Aca menggeleng "Aca nggak sempat nyoba, tapi Aca yakin rasanya enak"
Alis Dipta menukik tajam, dari gadis itu mempunyai kepercayaan diri padahal dia sendiri belum mencoba masakannya.
"Lo taro apa, sampai warnanya hitam gitu?"
"Kecap" jawab Aca
"Berapa banyak?"
"Satu bungkus, di youtube juga bilangnya gitu"
Dipta menutup matanya, menemukan satu alasan dimana masakan istrinya itu seperti ini. Tentu saja karena ukuran kecap yang digunakan di vidio tutorial dan ukuran kecap yang digunakan Aca berbeda
"Lo masak selama apa?"
"30 menit, kata tutorialnya sampai baunya wangi"
Kembali Dipta menemukan penyebab masakan Aca berbentuk seperti itu, bukan hanya kecap yang berlebih tapi makanannya di berada diatas kompor dengan waktu yang cukup lama dan nyala api yang besar
KAMU SEDANG MEMBACA
If it is You
Romance"Jika kamu hancur sebesar diriku Akankah kamu tahu? Semua rasa sakit yang memenuhi diriku Ke titik di mana hatiku akan meledak, Betapa aku menginginkanmu?" ~if it'S You
