Pertemuan kembali

1.1K 222 41
                                        

Pliss sebelum baca tolong vote dulu!!! wkwkwkw

Di rumah yang cukup megah, seluruh keluarga berkumpul menyambut kedatangan anggota keluarga yang sangat mereka cintai, siapa lagi kalau bukan Aca, gadis yang dicintai dan disayangi dari dua keluarga besar ayah dan ibunya.

Gadis itu baru saja tiba di tanah air tiga hari setelah sang adik merayakan kelulusan, hal yang sempat membuat Kai merajuk sebab kakaknya tak bisa datang di moment pentingnya.

"Cucu oma, oma rindu banget sama Aca nak" ujar Mama Rosa, orang yang pertama memeluk Aca setelah tiba dirumah dijemput oleh Salsa dan juga Romy.

"Aca juga rindu banget sama oma, Rindu cumi kuah hitam bikinan oma" jawab Aca, membalas pelukan wanita parubayah itu.

"Oma udah masakin khusus buat Aca hari ini" Mama Rosa melepas pelukannya, sebab sadar bahwa bukan hanya dirinya yang ingin melepas rindu, ada banyak orang yang menantikan memeluk Aca guna mengobati rindu pada gadis itu.

"Keponakan om udah sarjana luar negri nih, berarti udah bisa debat lawan langit" Kali ini Refal yang menyambut pelukan Aca, merasa bangga dengan keponakannya itu.

Sebenarnya Aca pun tak menyangka di detik ini dia bisa menyandang gelar sarjana dari kampus ternama di negara Rusia. Satu hal yang baru dia sadari,beberapa tahun yang lalu dia terlalu memaksa untuk menguasai pelajaran yang bukan minat dan bakatnya bahkan mungkin kelemahannya, hal yang membuatnya sulit mengerti dan baru paham bahwa manusia diciptakan dengan kelebihan juga kelemahan dan tugas manusia mencari tau itu semua.

"Iya nih, Aca udah kuasai 10 bahasa" Candaan yang mendapat kekehan dari Refal.

Akhirnya, Aca memeluk satu persatu keluarganya, semuanya hadir terkecuali Paul, Nabila serta anak mereka yang masih berada di Rusia.

Kai, menjadi orang terakhir yang memeluk sang kakak, calon mahasiswa itu walaupun masih cukup kesal namun tetap rindunya yang paling besar, dia peluk tubuh Aca dengan kasih sayang layaknya Adik pada kakak perempuannya.

Yang dulu tingginya hanya sebatas pundak kakaknya, sekarang hal itu berbalik, Kai dengan cepat melampaui tinggi sang kakak.

"Kamu kok makin tinggi, perasaan dulu pendek banget" Protes Aca tak terima, aroma pertikaian kembali tercium bahkan saat pertemuan baru saja terjadi.

"Kakak aja tuh yang pendek, kai kan rajin olahraga, rajin main basket, rajin re-

.....Rajin gombalin cewek" untuk ucapan yang satu ini, bukan keluar dari mulut Kai melainkan ayahnya yang gemar sekali menggoda anak laki-lakinya itu.

Setelah Aca bersekolah diluar negri, seluruh keisengan Romy dilimpahkan pada Kai, tak jarang putranya itu protes dan mengadu pada sang ibu.

"Ih ayah apaan sih! Bu, ayah tuh" rengeknya, tentu saja pada Salsa.

Salsa nampak biasa, acuh lebih tepatnya, Pertengkaran Kai dan Romy layaknya makanan sehari-hari yang seringkali dia lihat, makanya wanita itu memilih diam, toh, juga natni akur sendiri.

"Kalau Kai udah punya banyak cewek, mending dinikahin aja yah" Aca ikut menggoda, merasa lucu dengan ekspresi perungut Kai, badannya aja yang gede, hatinya masih anak manja ibu.

"Kak Aca aja yang diluan, aku mah baru mau kuliah " tolak Kai, kali ini pada ucapan Aca.

Walaupun Rindu dengan sang kakak, Kai bisa menebak bahwa setelah ini hidupnya akan dua kali lipat dijahili, yang pertama oleh Ayahnya dan kedua oleh kakaknya

"Tapi Aca tambah cantik banget loh, angin Rusia bahaya juga nih" Istri Refal melempar candaan yang membuat yang lain tertawa.

Benar yang dikatakan istri Refal, Aca tumbuh menjadi gadis cantik dan anggun, pakaiannya cukup modis walaupun tak meninggalkan syariat yang diajarkan oleh orang tuanya.

If it is YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang