Chapter 114

1.2K 217 172
                                        

"Saya sangat berharap anda berada di pihak kami, sir Jeon

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Saya sangat berharap anda berada di pihak kami, sir Jeon."

Mereka menatap pada satu satunya orang yang diajak bicara, dia masih menyimpan suaranya dengan diam seribu kata. Pria Jeon telah memegang lembaran kertas itu sejak tiga puluh menit terakhir, waktu dimana meeting hampir akan dianggap selesai. Jeongguk melirik ke arah dimana layar menampilkan sang kekasih dari hadapan, perlahan telunjuknya terangkat, mengarah ke arah benda pipih tersebut kemudian berucap "Matikan." yang segera dimengerti oleh Jaehyun.

Perbincangan terasa menegang, dapat Jaehyun rasakan ada yang tidak beres kala sang majikan sigap menjauhkan apapun yang bersangkutan dengan privasi orang rumah. Termasuk Jeongguk tak kunjung menggunakan tinta tersebut sebagai tanda jika dirinya setuju pada kerja sama yang diajukan.

Melainkan kini, pria Jeon menaruh kertas tersebut dan mendorongnya menjauh. Jeongguk menatap ke arah dimana tamunya terduduk, menelisiknya dengan safir hitam yang tampak pada mode siaga.

"Saya menolak."

"Sir Jeon anda mungkin bisa—"

"Nope, and never." tegas Jeongguk

Pria di hadapannya menghela napas "Sir Jeon, kami memerlukan kerja sama anda sebagai bentuk pertahanan kami. Kami akan menjamin kestabilan— "

"I said no."

Mereka bungkam pada saat itu, penolakan yang terus menerus diberikan membuat seluruh orang hampir kehilangan kata kata untuk kembali memberikan permohonan. Nada suara pria Jeon bahkan tak seramah biasanya, dia seolah tengah menggertak, tatapannya menajam, auranya menggelap, dan tak ada satupun kesempatan yang dia berikan untuk mereka.

"It's fucking ridiculous, dan aku tidak akan pernah sudi untuk berada di depan orang orang seperti kalian."

"Sir Jeon, anda sudah berada pada dunia gelap, jangan naif, nama anda sudah dikenal oleh orang orang seperti kami. Satu satunya yang bisa menjadi pertahanan kami hanya kerja sama dari anda. Lagipula apa yang membuat anda sangat mencaci kerja sama ini? anda memiliki ketiga putra dan bahkan mengatakan secara terang terangan jika anda tidak pedul— uhuk!"

"Sir!"

Pria tersebut terhuyung ke belakang, semua orang terkejut hingga bangkit sesaat Jeongguk menendang kursi yang diduduki oleh sang tamu hingga sang empunya terjatuh sangat keras di sana. Jeongguk meremat jas yang digunakan olehnya, menatapnya lekat dengan manik memerah "Berani kau menyentuh ketiga putraku, akan kubunuh kalian semua!"

"J—jeon argh! l—lepasksnhh!"

Jeongguk cengkram rahang pria itu dengan kedua tangan "Aku memang pendosa, namun pekerjaan mu tak layak mengatur dosa mana yang akan aku perbuat!"

"Dengar.. aku tidak peduli kelakuan bejat kalian di dunia ini, kau dan aku sama sama berada pada dunia gelap, jadi sebelum aku habisi dirimu sebaiknya kau jangan ikut campur ke dalam keluargaku!"

J E O N ' S || KV 3Where stories live. Discover now