Chapter 116

908 153 67
                                        

"Sir Jeon!"

"Sir stop!

"SIR JEON!"

"SIRRR!"

Jaehyun mengumpat, berteriak sesaat tubuh kokoh itu terkulai jatuh dengan darah bersimbah di kepalanya. Dia berlari menggapai tubuh sang majikan, menarik kepalanya lalu menutup luka tersebut dengan tangannya "BANTU AKU MEMBAWANYA!"

"SIR!" panggil Jaehyun berulang

Para pekerja segera berkumpul, Jaehyun memberikan seluruh tenaganya agar dapat membawa Jeongguk dengan bantuan mereka. Tubuhnya bergetar, dia kehilangan banyak tenaga, namun hal itu tidak mencegahnya bergerak lebih cepat untuk menyelamatkan sang majikan.

Raut khawatir tampak menghiasi wajah pucat Jaehyun yang dalam langkahnya dia tertatih memegangi kepala si pemimpin, dia terus memastikan jika pria itu masih bernapas- matanya membola, pintu terbuka dan mereka keluar membawa Jeongguk bersamanya, meninggalkan seseorang yang terduduk di sana sendirian, tak ada yang merangkulnya tak ada yang menyambutnya, seolah dia tidak di sana, semua orang melupakan keberadaan dirinya begitu saja.

•-•

-Sir!"

"The fuck? kau mengejutkanku!"

Hans terkejut bukan main, sesaat pintu kamarnya terbuka yang dia temukan adalah dua anak laki laki berdiri seolah tengah menantinya keluar kamar. Si putra sulung dan Ethan menatapnya malas "Kita bahkan tidak melakukan apa apa, dasar bodoh."

"Apa yang kalian lakukan di kamarku?"

Zack berbalik, diikuti oleh kedua saudaranya mereka berjalan ke tepi tangga "Perasaan ku tidak enak" ujar Zack, Hans melihat lantai utama yang kosong, kembali dia mengingat pertemuannya dengan sang pemimpin beberapa saat lalu dia berucap "Aku baru saja bertemu dengan papi."

Zack terdiam, Ethan menoleh ke arahnya "Papi sudah kembali?"

Hans mengangguk "Tiba tiba saja papi berada di kamarku, tapi papi tidak melakukan apa apa.. papi hanya melamun, aku tidak tahu apa yang terjadi pada papi namun dia sangat terkejut saat aku menyentuhnya."

Zack meremat pinggiran tembok, dia merasakan seseorang menyentuh kepalanya ketika tidur - usapan itu sangat singkat, namun tembus ke dalam mimpinya, parfum maskulin sang ayah pun menyebar ke seisi ruangan, dia bukan bermimpi mungkin saja ini sungguhan.

"Apa yang papi lakukan di kamar kita?" tanya Ethan kebingungan.

"Zack mungkinkah papi sudah mengetahui tentang pap- "

-SIR JEON!"

Teriakan nyaring terdengar, diikuti suara tapak kaki berlarian- kegaduhan itu menarik perhatian ketiga putra Jeon yang serentak menoleh ke sumber suara berasal. Di sana, sekumpulan pria bersama Jaehyun membopong tubuh seseorang, darah menetes sepanjang jalan, manik mereka membola bersamaan ketiganya berteriak-

"PAPI/PAPI/PAPI!"

Ketiganya spontan berlarian turun, dengan mata nanar mereka menyaksikan bagaimana tubuh tak berdaya itu dibawa naik menuju ruang pribadinya. Apa yang baru saja terjadi? apa yang membuat pria itu bisa dalam kondisi seperti ini? kaki mereka terus berlari- berupaya meraihnya, namun sayang, kala lorong gelap itu menelan sepenuhnya sekumpulan pria itu, ketiganya tertinggal jauh di luar sana.

J E O N ' S || KV 3Where stories live. Discover now