80- Hari yang Cepat Berlalu

5.7K 621 37
                                        

2021

Tetua Adachi, Tuan Dong, dan Tuan Osaki menemani Yuta dan Jaemin membuat laporan ke pihak kepolisian. Cukup alot juga prosesnya, banyak perdebatan yang terjadi. Namun semua berjalan lancara saat Chanyeol, Sehun, Lay, dan Suho datang membawa banyak berkas. Yang pertama adalah berkas jika bisnis Yuta adalah bisnis bersih yang memang hanya bergerak di bidang aplikasi game, akademi dan panti asuhan milik keluarga Na juga bersih, semua kepemilikannya diakui secara hukum, ada bukti surat dan tanda tangan pihak-pihak terkait. Yang kedua adalah gudang senjata, dimana gudang senjata dan senjata yang dimiliki Yuta dimiliki secara legal, ada bukti tertulis juga. Yang ketiga mereka menjelaskan jika orang-orang yang dibunuh oleh Yuta adalah mereka yang melakukan hal kotor yang bebas dari mata hukum, di sini para polisi dibuat bungkam mengingat tahun lalu ada oknum yang menutup kasus kecelakaan Nyonya Jung. Ditambah keluarga dari pihak pria suruhan Tuan Yoon sudah diberi uang untuk menjamin kehidupan selama satu tahun ke depan. Meski-

"Pak, orang yang meminta ganti rugi ini bukan pihak keluarga pria suruhan Tuan Yoon, mereka mengaku-ngaku pada Tuan Na dan menutut ganti rugi atas hal yang tidak terjadi pada mereka. Mereka adalah tetangga yang 'mengaku' keluarga. Pria yang tewas itu ternyata hidup sendiri, kami baru saja mengonfirmasinya berita itu setelah kemarin sekretaris Tuan Na mengatakan merasa ganjil pada tingkah keluarga tersebut, dan kami melakukan penyelidikan latar belakang ulang dan bertanya pada tetangga-tetangga lain. Ada buktinya." Suho menunjukkan bukti wawancara singkat dirinya dan Chanyeol kepada beberapa tetangga.

"Anda tidak membuat-buat kan?" tanya si polisi.

"Kami sedang serius dan Anda menganggap kami bercanda saat ini?" tanya Sehun kesal. Polisi tadi segera meminta maaf, dia meminta anak buahnya segera melakukan pengecekan.

"Kurang baik apa sekarang Tuan Na? Membantu Anda membereskan Tuan Yoon dan memberikan uang untuk hidup setahun ke depan pada 'penipu'. Masih mau menghukumnya?" tanya Lay.

"Apa Anda benar-benar akan menangkap menantu dan cucuku?" tanya Tuan Dong.

"Tindakannya adalah tindakan penghilangan nyawa secara sengaja, ini sudah jelas tindak kejahatan." Ujar si polisi.

"Kalau kau ingin menangkap keponakanku dan putranya, tangkap dulu atasanmu, kau berani? Atasanmu melakukan hal yang lebih mengerikan dari Tuan Na." polisi di sana menatap Tetua Adachi dengan pandangan tidak percaya.

"Anda jangan mengada-ada Tuan! Atasan kami sudah disumpah dan tidak akan melakukan hal bejat!" ujar si polisi.

"Mencabuli anak dibawah umur tidak peduli laki-laki atau perempuan, melakukan penggelapan dana kepolisian, uangnya masuk kantong pribadi, menutup kasus kecelakaan Nyonya Jung setelah mendapat sogokan dari Tuan Jung Bong Hyung dan mendiang Nyonya Besar Jung, memaksa orang yang bukan pelaku kejahatan mendekam di penjara dan membebaskan pelaku aslinya, pergi clubbing di usia yang tidak lagi muda, dan bermain dengan para wanita juga melakukan kekerasan pada wanita-wanita tersebut. Oh belum puas? Mau aku jabarkan lagi?" Tetua Adachi tentu lebih berpengalaman dalam hal seperti ini. Para polisi yang mendengar itu menatap tidak percaya satu sama lain.

"Masih mau lagi? Dia menyogok beberapa pengacara dan jaksa, aku bisa sebutkan nama-nama mereka saat ini juga jika mau, tentu saja tujuannya adalah untuk membebaskannya dalam segala hal dan tidak akan mendapatkan hukuman apapun jika melakukan kesalahan. Ah benar, bagaimana jika aku katakan dia terlibat dalam jual beli organ secara ilegal? Dia juga terlibat dalam pengiriman narkoba secara ilegal. Mau bukti? Aku bisa bawakan semua bukti itu sekarang." Yuta hanya bisa menahan senyum dan tawanya saat ini. Jaemin di sebelah Papanya hanya menatap polos para orang dewasa di sekitarnya.

"Yang dilakukan keponakanku selama ini adalah meringankan tugas para polisi dan mengosongkan beberapa sel tahanan yang sudah penuh. Masih mau untuk menangkapnya? Sedangkan kalian punya buronan yang lebih menggiurkan untuk ditangkap, daripada keponakanku yang sebenarnya lebih banyak membantu kalian secara tidak langsung." Dan hari itu berakhir dengan Yuta dan Jaemin tidak mendapatkan pidana, tapi mereka akan melakukan pelayanan masyarakat. Mau dimintai denda si Tuan Na sudah memberikan dana pada si 'penipu', jadi yang dilakukan adalah layanan masyarakat.

[BL] OUR BOYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang