"Jisoo, sayang hei .. udah dong, berhenti nangisnya, bunda jadi ikutan nangis nih kalo kamu nangis .. cup cup cup udah ya .." hanya itulah sebatas kata-kata yang mampu Suzy katakan pada Jisoo.
Setiap hari, setiap saat Jisoo selalu mengatakan kata-kata itu, ia selalu menyalahkan takdir atas kejadian yang dialaminya dulu, juga ingatannya yang tak pernah mau hilang.
Sebenarnya 2 tahun lalu Jisoo sempat kembali seperti dulu, traumanya seolah hilang semenjak dia resmi berpacaran dengan teman sekantornya.
Tapi itu hanya berlaku sebentar saja, sesaat setelah si pria pacar Jisoo itu ingin melamar Jisoo ke rumah, dia dan kedua orang tuanya dibuat terkejut dengan pernyataan dari Min ho mengenai kejadian yang pernah dialami Jisoo dulu, dan juga kondisinya yang sudah tidak lagi perawan.
Mengetahui itu pria bernama Cha Eun woo itu pun langsung berubah murka seketika. Dia yang semula sangat mencintai Jisoo dan ingin segera menikah dengannya pun langsung saja beranjak pergi dari sana.
Tanpa mengatakan sepatah kata pun Eun woo langsung saja beranjak pergi dari rumah Jisoo diikuti oleh kedua orang tuanya di belakangnya.
Reaksi kedua orang tuanya pun juga sama seperti Eun woo, mereka begitu kecewa dengan keadaan Jisoo sekarang, bahkan sebelum pergi mereka juga sempat memberikan kata-kata kasar mereka kepada Jisoo dan membuat Jisoo sampai se trauma sekarang.
"Bun, kira-kira aku pantas nggak ya untuk Taehyung? Kira-kira dia bakal menerimaku apa adanya nggak ya? Aku takut banget Bun, aku takut jika Taehyung nanti akan ninggalin aku karena kondisiku ini .." sahut Jisoo sembari beranjak memeluk Suzy dan menumpahkan tangisannya di sana.
Lalu Min ho yang mendengar ucapan Jisoo pun langsung beranjak mengelus pundaknya dan menghapus air matanya yang menetes.
"Nak, percaya saja sama ayah, Taehyung itu anak yang baik, ayah percaya sama dia. Dia akan bisa menjagamu dengan baik, dan membuat trauma mu itu hilang. Oh ya besok dia dan kedua orang tuanya akan datang ke rumah kita jadi kamu siap-siaplah untuk menyambut calon suamimu itu ya .." ucap Min hoo sembari tersenyum ke arah Jisoo yang saat itu juga terlihat menatap ke arah Min ho.
Sepertinya sehari ini Jisoo banyak menangis, nggak pagi nggak siang bahkan malam ini pun Jisoo masih juga menangis.
Jika boleh jujur derita Jisoo itu bukan hanya disebabkan oleh Suho saja, melainkan teman baiknya pun juga turut andil di dalamnya.
Lalu Jisoo yang mendengar ucapan ayahnya jika besok Taehyung dan kedua orang tuanya akan datang ke rumahnya pun membuatnya begitu terkejut.
Sudah lama sekali sejak Jisoo melihat Taehyung, bahkan ia pun lupa bagaimana rupa Taehyung sebelum ayahnya memberikan foto Taehyung kepadanya tadi siang.
Wuusshhh ...
Jisoo pun mulai terlihat nervous, dan jantungnya pun mulai berdetak begitu kencang.
Rasa-rasanya ia begitu malu untuk akan bertemu dengan Taehyung besok.
Jisoo begitu penasaran dengan bagaimana rupa teman smp-nya itu, walaupun sebelumnya ayahnya sempat memberitahukan bagaimana rupa Taehyung, tetap saja Jisoo begitu penasaran dengannya.
"Kenapa ayah baru bilang sekarang? Kenapa tidak dari tadi saja, sekarang rupaku begitu jelek ayah, a-aku gak kuat, bagaimana reaksi mereka nanti setelah melihatku?" Jisoo masih juga terlihat nervous. Gerak-geriknya, dan juga mimik mukanya terlihat begitu ketara Jika dia sangatlah malu untuk bertemu dengan Taehyung.
Hahaha ...
Sontak Min ho pun tertawa mengetahui respon Jisoo itu. Dia kira Jisoo akan sedih atau marah karena dia memberitahukannya sangat amat mendadak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta setelah Cinta
Fanfiction"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
