Episode 141. Berniat Membalas Dendam

107 6 4
                                        

Halo guys. Maaf lama update ya. Ehm, kalo seumpama ada dari kalian yang ngerasa kurang tepat mohon kalian komen di kolom komentar ya, karena aku nulisnya juga agak kurang ada feel. Tapi semoga bagus ya. Selamat membaca semuanya, makasih udah tetep stay😘😘

..............................................

Suasana hening terputus oleh suara Kai yang tiba-tiba menghentak, memecah keheningan yang menyelimuti ruangan. Tatapan tajam Kai mendarat langsung pada Jisoo, penuh dengan pertanyaan yang menggelayuti pikirannya.

"Jisoo, sebenarnya Jennie ada masalah apa denganmu, kenapa dia sampai nekat seperti ini? bukannya sejak dulu kalian berteman?" desak Kai, suaranya bergema dengan kekhawatiran yang sulit disembunyikan.

Jisoo merasakan tekanan dari tatapan dan pertanyaan Kai. Dengan napas yang terengah-engah, dia mengalihkan pandangannya ke arah Kai, kakak Jennie. "Dia menyukai suamiku, Taehyung. Sejak di terima bekerja di perusahaan suamiku dan posisinya yang mengharuskan dia untuk berada dekat dengan Taehyung, membuat Jennie menyukai Taehyung. Jennie bilang dia sudah mencoba menepis perasaannya, tapi gagal. Akhirnya dia dengan nekat dan ego yang tinggi terus mengejar perasaannya, tanpa melihat aku yang merupakan teman baiknya dan juga istri Taehyung ...,"

"Dia sudah melakukan banyak hal sebagai upayanya untuk merebut Taehyung dariku. Salah satu contohnya dia pernah menculik putra kami, Hyun Woo sebagai ancaman untuk rencananya. Mungkin banyak hal yang tidak bisa kami ceritakan pada kalian, tapi disini saya sudah memaafkan Jennie. Saya tidak marah padanya, tapi jika untuk berteman dengannya lagi mungkin saya tidak akan bisa melakukannya. Luka yang dia torehkan pada saya sudah sangat dalam, membuat saya tidak kuat lagi untuk berada dekat-dekat dengannya. Maaf,"

Kedua orang tua Jennie, dan Kai, kakak Jennie terlihat kecewa dengan sikap Jisoo yang menolak untuk menerima Jennie kembali sebagai temannya. Mereka menyadari bahwa Jennie telah melakukan banyak kesalahan selama ini, bahkan sampai masuk penjara. Namun, mereka bertanya-tanya apakah Jisoo tidak bersedia memberikan kesempatan kedua pada Jennie. Apakah ikatan pertemanan yang selama ini terjalin di antara mereka hanyalah ilusi semata, tidak ada artinya sama sekali?

Dengan tanpa berkata-kata kedua orang tua Jennie segera pergi dari perusahaan Taehyung. Diikuti oleh Kai, kakak Jennie yang juga langsung pergi begitu saja menyusul kedua orang tuanya yang telah lebih dulu melangkah pergi.

Jisoo merasa berat hati melihat reaksi orang tua dan kakak Jennie. Dia tahu bahwa keputusannya untuk tidak menerima Jennie kembali sebagai teman akan menimbulkan kekecewaan, namun dia merasa bahwa itu adalah hal yang terbaik baginya.

..................................

Di apartemen Seokjin, suasana makan siang yang romantis tercipta. Seokjin dan Jennie duduk di meja makan sambil menikmati hidangan lezat yang disajikan oleh chef pribadi mereka.

"Jennie, aku ingin serius denganmu," ujar Seokjin tiba-tiba, membuat Jennie menoleh ke arahnya dengan tatapan heran.

"Apa yang ingin kau katakan, Seokjin?" tanya Jennie, mencoba menyembunyikan rasa tidak nyaman di hatinya.

"Jennie, kamu sudah tau kan kalau aku mencintaimu? aku ingin kamu menerima cintaku hari ini dan bersedia menikah denganku," ucap Seokjin dengan serius.

Jennie terdiam sejenak, mencoba mencari kata-kata yang tepat untuk menjawab permintaan Seokjin. Namun, dalam hatinya, Jennie tahu bahwa dia tidak mencintai Seokjin. Sejak dulu Jennie tidak pernah sekalipun tertarik padanya. Meski begitu, pikiran jahat mulai merayap di benaknya. Mungkin ini saatnya untuk memanfaatkan perasaan cinta yang tulus dari Seokjin untuk melampiaskan dendamnya pada Jisoo dan Taehyung.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang