Episode 62. Melintasi Waktu antara Kenangan dan Penyesalan

113 6 0
                                        

Jisoo terdiam setelah mendengar balasan Taehyung, berusaha mencerna kata-katanya. Ia penasaran dengan barang apa yang akan dibeli Taehyung nanti. Namun, ketika Taehyung menyebutkan bahwa barang itu akan sangat berguna untuk malam nanti, Jisoo merasa agak khawatir. Mengapa ia merasa merinding saat akan mengetahui barang yang akan dibeli Taehyung?

"Barang apaan sih, sayang? aku nggak bisa mikir nih, makanan atau benda yang ingin kamu beli? kok sampai berhubungan sama malam nanti, emang kita malam nanti mau ngapain?" Jisoo masih belum mengetahui barang apa yang ingin dibeli Taehyung di Alfamart. Ia sudah memikirkannya dengan baik, namun tak kunjung menemukan jawabannya. Ia merasa penasaran dan ingin tahu apa rencana Taehyung kali ini.

"Aaakkhh...rasanya pusing sekali memikirkannya," keluh Jisoo dalam hati. Ia merasa frustrasi karena tak kunjung menemukan jawaban atas barang apa yang ingin Taehyung beli.

Setelah berpikir sejenak, Jisoo akhirnya memutuskan untuk menyerah dan mengakhiri spekulasi itu. Ia merasa lebih baik menunggu dan melihat apa yang akan terjadi nanti. Meskipun hatinya masih penasaran, ia mencoba untuk menenangkan diri dan fokus pada kegiatannya saat ini.

Walaupun begitu, Jisoo tak bisa menahan rasa penasarannya dan terus berpikir tentang rencana Taehyung. Ia berharap Taehyung tidak akan mengecewakannya dan berusaha untuk tetap bersabar menunggu.

"Ada deh, nanti kamu juga akan tahu kok. Udah ya, gak usah mikirin itu dulu, kamu makan aja, habis itu kita bisa langsung pergi ke Alfamart. Oh iya, ngomong-ngomong bunda sama ayah suka bakso nggak? Kalau suka kita bisa bungkusin juga buat mereka," Taehyung masih juga tak mau mengatakan pada Jisoo tentang barang apa yang ingin dibelinya.

Dia masih juga menutupinya, bahkan setelah Jisoo memohon padanya. Huh, sungguh menyebalkan!

"Mereka suka kok sama bakso, apalagi Bunda. Bunda itu suka banget sama makanan berkuah kayak gini. Dulu aja sewaktu kita keluar, Bunda selalu ngajakin kita ke kedai ini buat sekedar makan-makan. Tapi sayang, Bunda sekarang lagi marah sama kamu, emang kalau kita beliin bunda bakso, Bunda bakal nerima ya? takutnya kalau kita udah terlanjur beliin mereka bakso, Bunda malah nolak makanan dari kita. Ya tapi aku nggak tahu juga sih. Soalnya walau marah, Bunda itu tetap bakalan nerima kalau pemberiannya itu makanan. Yaudah deh, kita pesenin aja buat ayah sama Bunda masing-masing satu porsi ya. Habis itu baksonya kita pesan yang versi kering biar nanti dipanasin di rumah. Soalnya habis ini kita masih mau ke Alfamart kan takutnya keburu dingin ...,"

"Ehm, sayang, aku kenyang banget nih, rasanya perutku kayak udah mau meledak, huufftt .. tapi tetap senang juga sih soalnya bakso di kedai ini adalah bakso terenak yang pernah aku makan. Jadi setelah kenyang begini rasanya aku pengen beli lagi, cuma ya udah kenyang, nggak bakal kemakan juga. Yaudah sayang, yuk kita pergi," setelah dirasa selesai dengan makanannya Jisoo pun mengajak Taehyung untuk pergi dari sana.

Ia bangkit dari duduknya dan bersiap-siap untuk melanjutkan langkahnya, namun tiba-tiba Nayeon menghentikan mereka secara paksa.

"Tunggu, Jisoo, tunggu. Jangan pergi dulu, aku masih pengen ngobrol sama kamu," seketika Jisoo terkejut sewaktu Nayeon tiba-tiba memanggilnya dan menghentikan langkahnya saat itu.

Nayeon ada meraih ponselnya dari atas meja, kemudian bangkit dari duduknya dan berjalan dengan sedikit tergesa ke arah meja Jisoo. Dia ada duduk di sana Dan meletakkan ponselnya di atas meja.

"Huufftt ... Jisoo, kabarmu sekarang bagaimana? Kamu baik-baik aja kan, sepertinya kamu sudah menikah," Nayeon tiba-tiba bertanya pada Jisoo dan tampak sangat akrab dengannya. Jika sebelumnya Nayeon menjadi asing dengannya selepas masalah itu, kini dirinya tampak sangat akrab dengan Jisoo.

Senyumannya mulai terlukis di wajahnya dan tatapannya juga terlihat sangat tulus. Hmm ...

"Kabarku baik, Nayeon dan aku juga sudah menikah," Jisoo terlihat menjawab seadanya pertanyaan Nayeon itu. Ia tidak menambah-nambahkannya dengan pertanyaan lain, karena merasa tidak enak pada Nayeon dan merasa canggung terhadapnya. Rasa-rasanya sudah lama sekali semenjak Jisoo mengobrol dengan Nayeon seperti ini.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang