"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah.
Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sial!!
Anj*Ng!!
Bangs*t!!
"Kenapa tuh polisi tuir bisa segitu mudahnya nangkep gue sama Jennie?! gue udah gunain segala cara dan penyamaran. Gue udah keluarin duit banyak buat nyewa itu orang-orang b0doh, tapi hasilnya malah gini, ahh sial! gagal udah rencana gue!" di dalam sel yang suram dan terasa pengap, Seokjin terlihat menghantam-hantam dinding penjara dengan penuh kekesalan setelah baru saja dikurung dalam penjara tersebut beberapa waktu yang lalu.
Meskipun belum ada keputusan mengenai berapa lama ia akan berada di sana, namun tindakan para polisi yang memasukkannya dan Jennie ke dalam penjara telah membuatnya merasa kesal dan malu.