Episode 142. Serangan Pria Bertopeng

113 6 0
                                        

Setelah berhasil memenangkan tender dengan gemilang, Taehyung merasa senang dan bangga dengan pencapaian yang telah diraihnya. Untuk merayakan kesuksesan tersebut, Taehyung memutuskan untuk mengajak istri tercintanya, Jisoo, dan putra mereka yang masih bayi, Hyun Woo untuk dinner mewah di restoran berbintang.

Restoran yang dipilih oleh Taehyung adalah sebuah tempat yang terkenal dengan masakan kelas atas dan pelayanan yang sangat memuaskan. Begitu mereka tiba di restoran tersebut, mereka disambut dengan ramah oleh pelayan yang mengantar mereka ke meja yang telah disiapkan khusus untuk mereka.

Taehyung dan Jisoo duduk di meja yang nyaman sambil menatap menu makanan yang begitu beragam dan menggiurkan. Mereka berdua saling berbicara dengan penuh kebahagiaan, sementara putra mereka yang masih bayi tertidur pulas dalam kereta dorongnya.

Saat hidangan pertama datang, Taehyung dan Jisoo sama-sama terkesima dengan keindahan penyajiannya. Mereka menikmati setiap suap makanan dengan penuh kenikmatan, sambil sesekali melirik putra mereka yang masih tertidur pulas.

"Sayang, ini benar-benar luar biasa," ujar Jisoo sambil tersenyum lebar.

"Ya, ini memang luar biasa. Aku senang bisa merayakan kesuksesan ini bersamamu dan Hyun Woo," jawab Taehyung sambil mengangguk.

Mereka berdua terus menikmati hidangan-hidangan lezat yang disajikan di depan mereka. Suasana di restoran begitu tenang dan elegan, membuat mereka merasa seperti sedang berada di dunia yang berbeda.

Tiba-tiba, Hyun Woo terbangun dari tidurnya dan mulai merengek. Taehyung dan Jisoo segera berusaha menenangkan putra mereka yang masih bayi itu.

"Tenang, sayang. Papa dan mama di sini kok," ucap Jisoo sambil mengelus lembut kepala Hyun Woo.

Mereka berdua saling berbagi senyum, mencerminkan kebahagiaan yang terpancar dari dalam hati mereka. Jisoo dengan lembut meraih tubuh mungil Hyun Woo dan menggendongnya, menenangkan putranya yang mulai menangis karena kelelahan.

Dalam dekapan hangatnya, Jisoo mengayun-ayunkan tubuh mungil bayi itu dengan lembut. Suara tangis bayi yang sebelumnya mengisi ruangan perlahan mereda, seiring dengan sentuhan lembut dan nyanyian lagu pengantar tidur yang dilantunkan dengan penuh kasih sayang oleh Jisoo. Melodi lembut itu membawa kedamaian dan ketenangan, memeluk Hyun Woo dalam kehangatan dan kelembutan.

Setelah mereka menikmati hidangan lezat yang disajikan oleh pelayan, Taehyung dengan perhatian meminta pelayan untuk membungkus sisa makanan yang tersisa. Dia ingin memastikan tidak ada makanan yang terbuang sia-sia, dan ingin memberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Saat mereka bersiap untuk pulang, mereka melihat langit malam yang penuh dengan bintang gemintang. Mereka berjalan beriringan di bawah cahaya rembulan, menikmati keindahan alam yang mempesona.

........................................

Keesokan harinya, sinar mentari pagi menyapa Taehyung dengan hangat. Dia bangun dengan semangat dan siap untuk memulai hari yang baru. Setelah mandi dan berpakaian rapi, Taehyung melangkah ke ruang tamu apartemen untuk mengambil sepatu pantofel miliknya di rak sepatu di depan pintu masuk.

Jisoo masih terlelap dalam tidurnya ketika Taehyung kembali memasuki kamar dan tersenyum melihat wajahnya yang tenang. Dia mencium lembut kening Jisoo dan berbisik, "Selamat pagi, sayang. Aku akan pergi ke kantor sekarang."

Jisoo terbangun dari tidurnya dan menggosok-gosok matanya yang masih mengantuk. Dia tersenyum lebar melihat Taehyung yang sudah siap untuk pergi. Namun, dia menggenggam perutnya dengan lembut.

"Maaf, sayang. Hari ini aku tidak bisa ikut ke kantor. Aku sedang haid. Rasanya perih banget," ujar Jisoo dengan lembut.

Taehyung langsung mengerti dan memahami. Dia menggenggam tangan Jisoo dengan penuh kasih sayang, memandanginya dengan mata penuh kelembutan. Suara lembutnya mengalun, "Tidak apa-apa, sayang. Kesehatanmu lebih penting. Aku akan merindukanmu hari ini."

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang