Episode 97. Keanggunan yang Memikat; Dia Sang Sekretaris Baru

78 5 1
                                        

Setelah beberapa saat lalu sibuk dengan meeting bersama para kliennya dari luar kota, kini tampaklah Taehyung duduk di ruang kerjanya dan memeriksa tumpukan laporan dari timnya. Sedari pagi perhatiannya terfokus pada laporan-laporan tersebut yang sudah menumpuk. Banyak tanda tangan yang harus ia berikan dan banyak detail yang harus ia periksa.

Selama ini, Taehyung telah lama tidak menginjakkan kakinya ke kantor. Ia hanya akan pergi ke sana jika memang sangat diperlukan atau jika kehadirannya benar-benar dibutuhkan.

Sejak awal, Taehyung telah memutuskan untuk sepenuhnya fokus menemani Jisoo dan menjaga kehamilannya. Ia tidak akan pernah meninggalkan istrinya, bahkan hanya sebentar pun. Taehyung akan keluar rumah hanya jika Jisoo memintanya atau jika Jisoo menginginkan sesuatu, seperti saat Jisoo mengidamkan pai susu khas Bali beberapa bulan yang lalu. Meskipun sebenarnya Taehyung bisa dengan mudah memesannya secara online, Jisoo sangat menginginkan Taehyung untuk membelinya langsung dari Bali. Dengan berat hati, Taehyung memutuskan untuk pergi ke provinsi Bali seorang diri untuk memenuhi keinginan istri tercinta.

Saat Taehyung masih tenggelam dalam pemeriksaan laporan-laporan, tiba-tiba terdengar ketukan di pintu ruang kerjanya. Suara itu menandakan bahwa salah satu bawahannya ingin masuk ke dalam ruangan.

"Masuk," setelah kata-kata itu terucap masuklah bawahan Taehyung dan memberikan kepadanya sebuah laporan yang beberapa saat lalu Taehyung minta untuknya mengantarkannya ke ruangannya.

"Ini udah semua kan, kamu udah revisi ulang kan tadi?" tanya Taehyung pada bawahannya sembari fokusnya tertuju kepada laporan yang bawahannya itu berikan padanya dan mulai memeriksanya satu persatu.

"Ehm, sudah bos tadi saya sudah revisi ulang dan saya kira udah pas makanya saya langsung antarkan ke bos." balas bawahannya itu yang setelah diketahui ternyata bernama Andreas.

Lalu, Taehyung pun tampak menganggukkan kepalanya berulang kali dan tetap memfokuskan pandangannya ke arah laporan-laporan itu. Dia tampak serius memeriksanya sampai perkataan bawaannya menarik perhatiannya.

"Bos, mulai besok sekretaris pengganti Doni akan mulai bekerja di sini. Sebenarnya hari ini sudah mulai bekerja dia, tapi karena sebelumnya dia sempat izin untuk pergi ke rumah temannya gitu jadi mulai besok dia kerjanya. Bos, maaf ya sebelumnya, karena sekretaris yang bos minta itu kami tidak mendapatkannya. Sejauh kami mengadakan lowongan pekerjaan dan wawancara nggak ada satupun laki-laki yang melamar ke perusahaan ini. Semua yang melamar perempuan dan diantara semua itu kami mendapatkan satu yang nilainya cukup baik dan mungkin akan menjadi sekretaris yang baik di perusahaan ini ...,"

"Ehm, bos. Sebelumnya saya minta maaf ya, karena saya tidak bisa mendapatkan sekretaris laki-laki seperti yang bos minta. Saya sudah mencoba mencarinya kemana-mana, namun tidak kunjung mendapatkannya. Sekali lagi saya minta maaf bos." bawahannya itu tampak merasa bersalah dan takut jika Taehyung akan marah kepadanya, karena dia dan juga rekannya yang lain tidak dapat memenuhi permintaan Taehyung untuk mencarikan padanya seorang sekretaris laki-laki.

Memang sebelumnya Taehyung ada niatan untuk menjadikan Jisoo sekretaris pribadinya di kantor, namun melihat Jisoo sekarang ini sedang hamil dan sebentar lagi akan melahirkan membuat Taehyung akhirnya mencari sekretaris lain yang mungkin bisa menggantikan sekretarisnya yang resign beberapa bulan lalu.

Taehyung sudah meminta bawahannya untuk mencarikan padanya sekretaris yang tentunya adalah seorang laki-laki. Taehyung tidak bisa menerima sekretaris perempuan, karena sejauh yang dia lihat dan dia amati banyak bos-bos perusahaan besar yang akhirnya tergoda dengan sekretarisnya dan bermain dengan sekretarisnya sendiri.

Dia takut jika hal itu akan terjadi padanya mengingat dia adalah laki-laki normal dan pastinya punya hasrat dan bisa tergoda dengan kemolekan perempuan lain. Jadi untuk meminimalisir hal itu Taehyung memutuskan untuk menginginkan seorang sekretaris, namun itu seorang laki-laki.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang