Di tengah perjalanan mereka yang penuh dengan kesunyian itu tiba-tiba Taehyung berdehem dan dengan sengaja mulai meraih tangan Jisoo dan menggenggamnya dengan lembut.
Di sini Taehyung juga tersenyum, namun, tidak dengan mengalihkan perhatiannya ke arah Jisoo. Dia tetap fokus menyetir dan pandangannya juga tetap tertuju ke depan, tanpa sedikitpun beralih.
Lalu Jisoo yang saat itu tengah melamun tiba-tiba tersentak sewaktu mendapati Taehyung tiba-tiba menggenggam tangannya. Genggamannya terasa hangat hingga membuat Jisoo enggan untuk melepaskannya.
"Sayang, sebenarnya di kamar tadi kamu ngapain sih sama mama? Kok keluarnya bisa nggak bareng gitu, terus Mama tadi juga kelihatan nangis. Sebenarnya apa yang terjadi sih?" tanya Taehyung tiba-tiba.
Lantas Jisoo yang semula tersenyum bahagia melihat Taehyung begitu romantis padanya pun langsung saja menurunkan senyumnya itu. Ia melirik sekilas ke arah Taehyung dan menatap sedikit tajam ke arahnya.
"Kamu benar-benar ingin tahu, apa yang aku bicarakan dengan Mama tadi?" tanya balik Jisoo.
Dengan penuh kesungguhan dan tanpa ragu sedikitpun, Taehyung langsung menganggukkan kepalanya dan menoleh sekilas ke arah Jisoo. "Iya dong sayang, memangnya apa yang kalian bicarakan?"
Lalu Jisoo yang mengetahui sekarang kondisi Taehyung masih menyetir membuatnya mengurungkan niatnya untuk memberitahukan semuanya kepada Taehyung.
"Nanti ajalah aku kasih taunya. Sekarang kamu fokus menyetir dulu, nanti setelah sampai di apartemenmu aku kasih tahu semuanya." sahut Jisoo.
Setelah itu, tidak ada lagi obrolan di antara mereka. Jisoo yang saat itu memilih untuk merebahkan kepalanya ke belakang dan menutup matanya bersiap menembus alam mimpi membuat Taehyung tersenyum dan memfokuskan pandangannya ke arah jalan raya.
Dia memutar musik lirih dan bernyanyi-nyanyi kecil. Sedari tadi Taehyung terus menguap dan matanya terasa berat. Namun, mengingat posisinya sekarang sedang berada di jalan Raya membuatnya terus mengusir rasa kantuknya itu. Dia mulai menyetel musik di YouTube mobilnya dan sesekali menyanyi kecil untuk membuatnya terjaga.
Namun, tetap saja dia terasa begitu ngantuk. Lalu setelah keluar dari tol, Taehyung pun meminggirkan mobilnya dan mulai meraih sebuah permen dari dasbor mobilnya. Permen itu bisa dibilang sebagai permen penghilang rasa kantuk karena rasanya yang pahit dan sedikit pedas. Sebenarnya Taehyung tidak menyukai permen itu, namun, karena hanya dengan cara itulah dia bisa tetap terjaga membuatnya merelakan lidahnya untuk menyantap rasa pedas dari permen itu.
Wlekk ..
Hampir saja Taehyung muntah sesaat permen itu menyentuh lidahnya. Namun, setelah permen itu menyentuh lidahnya sontak kesadarannya langsung terkumpul sempurna. Rasa kantuk yang semula bersarang di matanya kini sudah tidak ada lagi. Dia sudah benar-benar terjaga dan dengan ini Taehyung pun kembali menyalakan mesin mobilnya dan kembali melajukannya. Kali ini dia tidak mengendarainya dengan kecepatan sedang melainkan dengan kecepatan tinggi agar bisa segera sampai. Lagipula jika dihitung jarak dari apartemen ke posisinya sekarang tinggal sedikit lagi.
Rasa-rasanya Taehyung ingin segera sampai dan merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya. Namun, kali ini dia tak sendiri, melainkan ada Jisoo di sampingnya. Untuk malam ini dan seterusnya Taehyung tidak akan tidur sendiri melainkan bersama dengan Jisoo.
Dan dengan tidur bersama Jisoo, apakah Taehyung akan bisa bersikap biasa saat tidur bersamanya? Sekarang mereka sudah menikah, apakah Taehyung merasa nyaman tidur bersama Jisoo tanpa menyentuhnya sedikitpun?
Sebenarnya Taehyung sudah merencanakan sebuah liburan untuknya dan Jisoo ke suatu tempat yang jauh. Tempat yang akan membuat Jisoo senang dan tak akan mudah melupakannya. Namun, jika harus menunggu sampai hari itu, apakah Taehyung akan tahan untuk tidak akan menyentuh Jisoo?
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta setelah Cinta
Fanfiction"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
