Episode 80. Sosok yang Memikat dengan Kegarangan yang Membara

79 5 0
                                        

Baunya begitu tak sedap, terasa pengap di dalam ruangan yang dipenuhi dengan kotoran yang tak teridentifikasi. Seperti tanah yang tercemar, namun juga tercium bau anyir darah. Di tempat yang sunyi dan terpencil ini, Taehyung terlihat sedang berbicara secara pribadi dengan anak buahnya di ruangan gelap tersebut.

Taehyung, yang biasanya memancarkan pesona manis dan manja kepada Jisoo, kini berubah menjadi sosok yang memikat dengan kegarangan yang membara. Sorot matanya begitu tajam, seolah-olah dapat menembus ke dalam jiwa siapa pun yang berani menatapnya. Sejak kedatangannya beberapa saat yang lalu, senyuman yang selalu menghiasi wajahnya telah menghilang tanpa jejak. Tidak ada sudut bibir yang terangkat sedikit pun, mencerminkan beban yang ia pikul.

Dalam keheningan yang menyelimuti, Taehyung terdiam, terpaku oleh kegagalan anak buahnya dalam mengejar dan menangkap kembali buronan yang melarikan diri. Buronan tersebut bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh, melainkan sosok yang menakutkan dengan banyak sisi kejahatan yang mengkhawatirkan. Terlebih lagi, kekhawatiran Taehyung semakin memuncak ketika pria itu secara tidak sengaja mengetahui wajah dan identitasnya, mengancam keberhasilan misi dan menghadirkan ancaman yang lebih besar.

Dalam dunia yang gelap dan penuh misteri ini, Taehyung harus berjuang melawan bahaya yang mengintai, sambil menjaga rahasia yang terancam terungkap.

"Jadi untuk menangkapnya kembali kita memerlukan siasat terakhir. Kemarin saya sudah memberitahu kalian kan apa rencana itu. Jadi untuk mempersingkat waktu kita membagi tugas saja. di sini nanti ada sekitar empat orang yang menjaga markas dan juga beberapa orang yang lain langsung keluar dan mencari orang itu. Dia mungkin berbahaya tapi saya yakin dia takkan mampu lari jauh dari sini. Saya sudah sempat mengintainya dari lama dan saya tahu di mana tempat favoritnya berada. Jadi setelah ini kalian datangi tempat itu diam-diam, jangan sampai dia mengetahui langkah kalian. Kalau saja dia mengetahui sedikitpun langkah kalian, mungkin bukan hanya kita gagal dengan rencana ini, tapi belum tentu kita akan kembali dengan selamat. Kalian tahu kan kalau dia itu sangat berbahaya?jadi hati-hati, saya akan turut bersama dengan kalian mencari orang itu, namun tetap siaga dan jangan lepas mata, oke." ujar Taehyung tegas dan penuh dengan wibawa.

Dalam kegelapan ruangan yang penuh dengan ketegangan, Taehyung dengan penuh tekad memberikan instruksi dan perintah pada anak buahnya. Suara seraknya memenuhi udara, memerintahkan mereka untuk segera menangkap orang yang menjadi buruan mereka. Orang itu bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan, mereka telah menghabiskan waktu dan tenaga yang tak terhitung untuk menangkapnya. Namun, keberhasilan tampaknya hanya semu belaka.

Rasa amarah membara di dalam diri Taehyung, wajahnya dipenuhi oleh ekspresi kekesalan. Setelah segala upaya dan pengorbanan yang mereka lakukan untuk menangkap orang berbahaya tersebut, mereka harus menghadapi kenyataan pahit bahwa orang itu berhasil meloloskan diri dari tahanan ini dengan begitu mudah, tanpa meninggalkan jejak yang dapat diikuti.

Tahanan yang dibangun oleh Taehyung ini seharusnya menjadi benteng tak terkalahkan, dengan berbagai lapisan keamanan dan perangkap yang dipasang dengan cermat. Namun, kali ini adalah kali pertama ada tahanan yang berhasil melarikan diri. Kejadian ini mengguncang Taehyung, menyadarkan bahwa bahaya yang mereka hadapi jauh lebih besar dari yang mereka perkirakan.

Dalam keheningan yang terasa semakin mencekam, Taehyung mengumpulkan kekuatan dan menata rencana baru. Dia tidak akan membiarkan tahanan berbahaya itu lolos begitu saja. Keberhasilan misi dan keamanan semua pihak bergantung pada ketekunan dan kecerdikan Taehyung dalam mengejar jejak yang terputus ini.

"Bos, tadi Reno sudah sempat mencari ke segala penjuru di hutan ini. Dia mengabarkan kalau dia sempat melihat orang itu lari tunggang langgang keluar dari hutan ini dan menuju ke desa sebelah. Ehm, bos gimana kalau kita langsung keluar dari hutan dan nangkep dia ke desa itu, takutnya kalau kita membiarkannya terus dia akan semakin berbahaya dan mungkin akan membahayakan warga di sana. Tadi saja saat Reno mencoba mengejar orang itu, dia langsung kehilangan jejak. Larinya cepet banget bos, gesit." sahut Naren setelah  mendengar perkataan Taehyung dan menanggapinya dengan serius.

Cinta setelah CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang